Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE., ME., mengajak warga Muhammadiyah untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama guna menjaga tradisi keilmuan yang telah mengakar dalam persyarikatan.
Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah pada pengajian akbar puncak peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Pemalang pada Ahad (23/11/2025).
Acara yang digelar di halaman SMK Muhammadiyah Ulujami itu diikuti oleh ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pemalang
Dalam ceramah utamanya, Dr. Dahnil Anzar menegaskan bahwa warga Muhammadiyah harus terus belajar.
“Semangat inilah yang menjadikan Muhammadiyah mampu memberikan pencerahan dan kemajuan bagi umat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan kembali identitas Muhammadiyah sebagai gerakan pemurnian. Ia meluruskan bahwa pemurnian bukan berarti menafikan budaya atau etika lokal yang telah berkembang di masyarakat.
“Muhammadiyah adalah gerakan pemurnian. Namun, pemurnian bukan berarti mengabaikan nilai-nilai etika lokal. Muhammadiyah hadir untuk menyempurnakan, meluruskan, dan membawa nilai-nilai Islam agar selaras dengan kearifan lokal yang baik,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, Firdaus Ma’arif, yang mewakili Ketua PDM, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme warga Muhammadiyah yang hadir dari berbagai penjuru.
Menurutnya, kebersamaan warga persyarikatan merupakan modal penting dalam melanjutkan agenda dakwah dan pelayanan masyarakat.
“Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pemalang, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wamen Haji dan Umrah, Dr. Dahnil Anzar. Momentum Milad ke-113 ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat komitmen kita dalam dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat,” ujarnya.
Acara berlangsung meriah dan tertib, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Muhammadiyah serta kemajuan Kabupaten Pemalang dan bangsa Indonesia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments