Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wamendikdasmen Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru untuk Kurangi Disparitas Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Wamendikdasmen Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru untuk Kurangi Disparitas Pendidikan
pwmu.co -
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (25/4/2025). (Humas Kemendikdasmen/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Rizal Ul Haq menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi guru di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (25/4/2025).

Dalam pernyataannya, Fajar menjelaskan bahwa seluruh kebijakan Kemendikdasmen, baik yang sudah berjalan maupun dalam tahap perencanaan, sangat erat kaitannya dengan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.

“Presiden Prabowo Subianto sejak awal sudah menaikkan tunjangan profesi guru non-ASN yang telah tersertifikasi pada November 2024, serta menyalurkan tunjangan langsung bagi guru ASN,” ujarnya.

Menurutnya, kesejahteraan guru harus berkorelasi dengan peningkatan kompetensi. “Kami ingin kesejahteraan guru meningkat, tetapi berbasis pada kompetensi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kesejahteraan guru menjadi strategi utama dalam mengurangi disparitas mutu pendidikan di Indonesia. “Kami ingin ke depan kualitas pendidikan di Tarutung, Tapanuli Utara, tidak berbeda jauh dengan Bandung atau Jakarta,” tambahnya.

Kunjungan Wamendikdasmen ke Tapanuli Utara disambut hangat oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan. Dalam kesempatan itu, Deni menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu program prioritas utama di daerahnya.

“Melalui program Taput Berhitung Membaca Bercerita, kami mendorong siswa untuk mampu berhitung, membaca, dan menceritakan apa yang mereka pikirkan sesuai usianya,” jelas Deni.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tak hanya itu, Pemkab Tapanuli Utara juga mengarahkan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Kebanyakan sampah di jalanan berasal dari jajanan anak-anak. Karena itu, lebih efektif mendidik anak agar tidak membuang sampah sembarangan daripada menambah banyak tenaga kebersihan,” ujarnya.

Deni berharap budaya hidup bersih ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. “Ini juga sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam mengatasi sampah plastik,” tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Toba Efendi SP Napitupulu juga mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama di daerahnya. Dia berharap, sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, dan daerah dapat mempercepat pembangunan pendidikan di Kabupaten Toba.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mempercepat peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Toba,” kata Efendi. (*)

Penulis Humas Kemendikdasmen Co Editor Ahmad Fikri Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu