
Ketua LDK M Arifin ketika ceramah bahaya narkoba di Darul Arqam SMKM 2.
PWMU.CO-Waspada! Sekarang beredar narkoba cair jenis sabu mengandung zat psikotropik metamphetamine. Barang ini dikemas dalam botol air mineral. Modus peredarannya begitu rapi dijual lewat media online.
Temuan narkoba cair itu diungkapkan Ketua LDK (Lembaga Dakwah Khusus) PWM Jawa Timur Muhammad Arifin MSi saat ceramag tentang Kenali Bahaya Peredaran Gelap Narkoba sejak Dini di SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, Rabu (6/6/2018).
Dalam acara Darul Arqam yang diikut semua siswa, guru dan karyawan itu, Ustadz Arifin menyampaikan beberapa modus sabu cair yang beredar pada akhir-akhir ini.
”Sabu cair itu diedarkan dengan menggunakan botol dengan dalih air mineral. Tidak dijual di toko atau supermarket. Dijual melalui media online sehingga antara penjual dan pembeli tidak bisa ketemu,” kata Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010 itu.
Ciri lainnya, sambung dia, harganya Rp 50 ribu ke atas bahkan ada yang ratusan ribu. Merk kemasannya selalu berganti dengan alasan distributor berbeda.
Seiring dengan pemakaian narkoba baru, Arifin menjelaskan, ciri khusus penyalahguna narkoba juga berubah. Beberapa tahun lalu ciri pengguna narkoba itu mata merah, pendiam, suka menyendiri, pemarah, mudah tersinggung ternyata sekarang tidak seperti itu lagi.
”Hal paling mudah mengenali pengguna narkoba adalah terjadinya perubahan sikap yang dratis. Karena itu para pendidik harus paham mana siswa yang terjadi perubahan drastis. Seandainya ditemukan indikasi, langkah yang harus dilakukan dengan tes urine,” katanya.
Dia juga berpesan agar guru waspada dan ikut mengawasi peredaran gelap narkoba yang sekarang sudah sangat menghawatirkan. ”Lolosnya 250 ton sabu yang sampai sekarang belum diketahui keberadaannya ini harus menjadikan kita serius mengawasi anak didik kita. Jangan sampai ada deretan generasi muda yang menjadi korban itu ada yang dari anak didik kita,” tuturnya. (Mar)





0 Tanggapan
Empty Comments