Suasana belajar berbeda hadir di ruang virtual siswa kelas 6 SDN Rangkah 6 dan SD Muhammadiyah 3 Surabaya. Mereka berkesempatan mengikuti Webinar Berbagi Praktik Baik Murid STAR (Student Talk and Research) bersama para presenter muda yang sebelumnya tampil di Konferensi Anak Nasional 2025.
Empat narasumber inspiratif dari SMP Muhammadiyah 13 Surabaya menampilkan karya inovatif mereka. Kanaya Queen memperkenalkan Wayang Kardus: Inovasi Seni Pertunjukan Ramah Lingkungan untuk Pelestarian Budaya Lokal, Angelica Jessi I memaparkan Potret Perempuan dalam Seni Kolase, Kisah, Karya, dan Inspirasi.
Anisa Putri Andara mengajak peserta menjaga budaya melalui karya Menjaga Warisan Permainan Tradisional di Era Digital. Sementara itu, Fatihah Nazilatur Rahma berbagi inovasi kesehatan lewat Cegah Anemia dengan Ngemil Sehat: Stik Daun Kelor.
Acara berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 09.00–10.00 dan 10.30–11.30, melalui Google Meet. Jalannya webinar dipandu hangat oleh Kak Sabriya dan Kak Lailatus sebagai moderator. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pemaparan materi, sesi tanya jawab, pemutaran video profil sekolah, hingga penutupan dengan penuh semangat.

Kegiatan STAR ini merupakan bagian dari Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) gelombang inden SMP Muhammadiyah 13 Surabaya. Tujuannya bukan hanya memperkenalkan sekolah, tetapi juga menumbuhkan semangat penelitian, kreativitas, serta kemampuan berbicara di depan umum sejak dini.
Para siswa peserta tampak antusias memberikan pertanyaan. Beberapa bahkan mengaku termotivasi untuk mencoba membuat karya mereka sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa ruang berbagi ide dan pengalaman sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak.
“Anak-anak ini membuktikan bahwa ide sederhana bisa menjadi karya besar jika dikembangkan dengan semangat dan kepedulian. Mereka adalah inspirasi bagi generasi sebaya,” ujar Ketua SPMB SMP Muhammadiyah 13 Surabaya.
Dengan penuh percaya diri, para presenter berhasil memukau audiens, sekaligus memberi pesan bahwa setiap anak mampu berkontribusi positif bagi lingkungan, budaya, maupun kesehatan melalui karya nyata. Webinar STAR pun menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, sekaligus memotivasi siswa untuk terus berkarya.
Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi antara sekolah dasar dan sekolah menengah dalam memberikan ruang pembelajaran kreatif bagi anak. Dengan cara itu, siswa tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga lebih percaya diri menatap masa depan sebagai generasi yang cerdas, berbudaya, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments