Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wilker IV PDA Lamongan Gelar Seminar Keuangan Keluarga

Iklan Landscape Smamda
Wilker IV PDA Lamongan Gelar Seminar Keuangan Keluarga
Wilker IV PDA Lamongan Gelar Seminar Keuangan Keluarga. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Wilayah Kerja (Wilker) IV Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Lamongan meliputi Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Solokuro, Laren, Brondong, Paciran, Pangkatrejo, dan Sekaran. Wilker IV dikoordinatori oleh Hj. Yuli Widiyati, S.Pd., M.Pd. dan Hj. Mardheyah, S.Pd., M.Pd., dengan Ketua Wilker IV Siti Mukholifah, S.Ag.

Berdasarkan hasil rapat bersama Ketua PCA se-Wilker IV, disepakati pelaksanaan kegiatan berupa Seminar Sehat Mengelola Keuangan Keluarga yang digelar pada Ahad (1/2/2026).

Kegiatan ini bertempat di PCA Sekaran, tepatnya di Gedung MIM 04 Desa Latek, Kecamatan Sekaran. Seminar mengusung tema “Sehat Mengelola Keuangan Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Berkah” dan diikuti sekitar 101 peserta dari kalangan ibu-ibu Aisyiyah. Acara terdiri atas sesi pembukaan dan acara inti.

Acara pembukaan dibuka oleh Mutmainnah, S.Pd., Ketua PCA Sekaran. Kegiatan ini turut dihadiri H. Musta’in, Ketua PCM Sekaran, yang menyampaikan kajian iftitah, didampingi H. Suwarto, M.Ag., dari PRM Latek. Dalam sambutannya, H. Musta’in menyampaikan bahwa PCA se-Wilker IV dapat disingkat SLBP2S, yakni Solokuro, Laren, Brondong, Paciran, Pangkatrejo, dan Sekaran.

Selanjutnya, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah yang dipimpin Dra. Husnun Niyah, M.M., dari PCA Sekaran. Sambutan pertama disampaikan Ketua PCA Sekaran Hj. Nasyiatul Aisyiyah, selaku tuan rumah, yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran PCA se-Wilker IV.

Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Wilker IV Siti Mukholifah, S.Ag. Ia menegaskan bahwa harta merupakan amanah dari Allah SWT yang kelak dipertanggungjawabkan, sehingga harus dikelola secara bijak, sehat, dan sesuai nilai-nilai Islam.

Peran ibu sebagai pengelola keuangan keluarga dinilai sangat strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, keharmonisan, dan keberkahan rumah tangga. Melalui seminar ini, peserta diharapkan mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menerapkan hidup sederhana, serta menanamkan nilai hemat kepada anak-anak.

Sambutan penutup pembukaan disampaikan Koordinator Wilker IV Hj. Yuli Widiyati, S.Pd., M.Pd. Ia menegaskan bahwa setiap PCA memiliki program unggulan masing-masing sehingga perlu saling berbagi pengalaman dan praktik baik untuk membangun sinergi yang saling menguatkan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat melalui pendekatan nilai agama dan ilmu ekonomi, serta keterampilan menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran.

Acara inti dimoderatori Susilawati, S.IP., S.Pd., Sekretaris Wilker IV. Seminar menghadirkan narasumber Tri Winarsih, S.E., M.Ak., akademisi dan praktisi di bidang akuntansi serta manajemen keuangan. Materi disampaikan selama kurang lebih dua jam dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab secara tertib dan interaktif.

Wilker IV PDA Lamongan Gelar Seminar Keuangan Keluarga. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Dalam pemaparannya, Tri Winarsih menegaskan bahwa pengelolaan keuangan keluarga bukan semata persoalan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab iman dan amanah yang bernilai ibadah. Harta dipandang sebagai titipan Allah SWT yang harus dikelola untuk memenuhi kebutuhan, bukan sekadar keinginan.

Ia juga menekankan peran ibu sebagai manajer keuangan keluarga yang bertugas mencatat pemasukan dan pengeluaran, menentukan skala prioritas, serta membangun komunikasi dengan suami melalui musyawarah. Prinsip keseimbangan, yakni tidak boros dan tidak kikir, menjadi kunci di tengah tantangan gaya hidup konsumtif dan kemudahan utang digital.

Selain itu, peserta diingatkan agar menghindari utang konsumtif dan mulai menyiapkan perencanaan masa depan, seperti dana pendidikan anak dan dana darurat. Keuangan keluarga juga perlu memiliki nilai sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kebermanfaatan bagi sesama.

Seminar ini mengungkap bahwa keuangan keluarga yang sehat dan berkah dibangun atas niat ibadah, pengelolaan yang bijak, keseimbangan antara kebutuhan dan kemampuan, serta orientasi pada ridha Allah SWT.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu