Semangat luar biasa ditunjukkan Kepala SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, Ani Sudarmi, M.Pd., dalam memperjuangkan kemajuan sekolah. Pada Kamis (15/1/2026), ia melaksanakan tiga kegiatan penting sekolah dalam satu hari penuh.
Sejak dilantik pada September 2025 sebagai Kepala SMA Muha Genteng untuk periode 2025–2029, Ani Sudarmi terus melakukan pembenahan. Ia memulai dengan memberi teladan melalui prinsip banyak bekerja, sedikit bicara. Salah satunya dengan mendatangi calon peserta didik baru dari rumah ke rumah.
Upaya tersebut terbukti efektif. Banyak calon siswa yang didatangi langsung mengisi formulir pendaftaran setelah memperoleh persetujuan orang tua. Selain itu, pembenahan administrasi sekolah juga terus dilakukan dengan melanjutkan serta mengembangkan program-program yang telah berjalan.
Dalam rangka penguatan manajemen sekolah, Ani Sudarmi menerbitkan sejumlah surat keputusan (SK). Di antaranya SK pembina ekstrakurikuler dengan penambahan guru pembina, SK tenaga kependidikan untuk mendukung administrasi sekolah, serta berbagai terobosan kemitraan dengan masyarakat guna mendongkrak Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027.
Setiap hari, Ani Sudarmi dikenal selalu hadir tepat waktu dan menjadi orang terakhir yang meninggalkan sekolah. Pada Kamis (15/1/2026), ia berada di sekolah sejak pagi hingga selepas salat Magrib karena padatnya agenda.
Sejak pagi, ia memimpin rapat jajaran pimpinan sekolah hingga menjelang Zuhur. Pada sore hari, tepat pukul 16.00 WIB, Ani Sudarmi membuka sekaligus memotivasi kegiatan Diklat Hizbul Wathan Dewan Kerabat KH Ahmad Dahlan Qabilah SMA Muha Genteng.
Satu jam berselang, ia kembali memberikan pencerahan dalam pertemuan rutin Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Setail 2, yang seluruh anggotanya merupakan guru SMA Muha Genteng.
Dalam sambutannya, Ani Sudarmi menekankan pentingnya kekompakan dalam berorganisasi.
“Kami mohon anggota PRPM Setail 2 selalu menjaga kekompakan dalam berjuang di organisasi sebagai ujung tombak Muhammadiyah. Kekompakan itu juga harus terwujud dalam organisasi sekolah,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para senior agar terus membimbing generasi muda dengan memperkenalkan dan mengajarkan nilai-nilai Muhammadiyah berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih (HPT).
Pertemuan rutin PRPM Setail 2 berakhir menjelang Magrib. Seluruh peserta kemudian melaksanakan salat Magrib berjamaah di masjid. Usai salat, Ani Sudarmi pamit pulang setelah menuntaskan tiga rangkaian kegiatan penting sekolah dalam satu hari penuh. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments