Dalam rangka meraih keberhasilan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sekolah Riset Plus SD Muhammadiyah 1 Paiton (SD Mutu Paiton) adakan workshop, Sabtu (30/8/2025).
Acara bertema Menjadi Guru Hebat, Inspirasi Tanpa Batas ini menghadirkan Dr Mulyana SPd MSi sebagai pembicara, bertempat di aula SD Mutu Paiton.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Paiton, Irhamni, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Mulyana dan berharap setelah workshop berlangsung semua guru dapat menerapkan ilmu yang didapatkan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan pesan kesan yang diberikan untuk SD Mutu Paiton oleh Mulyana.
Sebelum menyampaikan materi, Mulyana menuturkan bahwa SD Mutu perlu meningkatkan kecepatan dalam menjalankan program yang telah dicanangkan agar lebih maju dan bermutu.
Selain itu, setiap guru harus bisa menulis dan mengabarkan berita tentang kemajuan sekolah. Tujuannya agar semakin dikenal serta banyak elemen masyarakat mengetahui informasi dan profil sekolah.
Kunci Sekolah Unggul
Ia juga menekankan bahwa kunci sekolah menjadi besar, unggul, dan favorit terletak pada kualitas pelayanan. Pelayanan itu adalah kepedulian. Guru yang baik adalah guru yang peduli, baik kepada siswa, wali murid, maupun lingkungan sekolah.
Saat penyampaian materi, ia mengatakan bahwa kita mampu memberikan pelayanan terbaik jika memiliki growth mindset dan change mindset.
“Harus merasa kecil, jangan pernah merasa besar agar kita bisa terus berkembang,” demikian beliau menjelaskan.
Setidaknya ada enam budaya pelayanan prima, yaitu: ability (kemampuan), attitude (sikap), appearance (penampilan), attention (perhatian), action (tindakan), dan accountability (tanggung jawab). Sedangkan unsur pelayanan ada empat, yaitu kecepatan, keramahan, ketepatan, dan kenyamanan.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa ilmu yang didapat bisa segera dipraktikkan agar membuahkan hasil yang optimal.





0 Tanggapan
Empty Comments