SD Muhammadiyah 1 Candi (SD MICA) Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas global. Salah satunya melalui implementasi kurikulum berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai wujud nyata pembelajaran mendalam (deep learning).
Diseminasi praktik pembelajaran ini disampaikan oleh Fitri Nur Aeni, S.Pd., Gr., guru kelas V SD MICA sekaligus mahasiswa Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Menurutnya, integrasi STEM di ruang kelas bukan sekadar penggabungan mata pelajaran, melainkan pendekatan untuk melatih nalar kritis dan kreativitas siswa dalam memecahkan persoalan kehidupan sehari-hari.
“Dalam deep learning, siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi diajak memahami esensi dan relevansi ilmu. Melalui proyek STEM, mereka belajar merancang, membangun, hingga mengevaluasi solusi atas suatu tantangan,” ujarnya di sela kegiatan mengajar.
Penerapan kurikulum tersebut melibatkan siswa kelas V dalam berbagai eksperimen pembelajaran. Mereka berperan sebagai insinyur cilik yang memadukan prinsip sains dengan teknologi sederhana untuk menghasilkan prototipe karya. Pendekatan ini mampu meningkatkan antusiasme belajar sekaligus memperkuat kolaborasi antarsiswa.

Fitri menambahkan, pengalamannya sebagai mahasiswa pascasarjana membantu menyelaraskan teori pendidikan mutakhir dengan praktik pembelajaran di kelas.
Sinergi antara dunia akademik dan praktik sekolah di lingkungan Muhammadiyah diharapkan dapat menciptakan ekosistem belajar yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Langkah SD MICA ini menegaskan peran sekolah Muhammadiyah sebagai pelopor inovasi pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan abad ke-21.






0 Tanggapan
Empty Comments