Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) melaksanakan Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PBL) Mata Kuliah Komunikasi Pemberdayaan di Desa Gandul, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun pada Sabtu (6/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menggelar dua proyek pelatihan, yakni Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Pakan Ternak yang difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, serta Pengolahan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Pupuk oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun.
Ketua Pelaksana PBL, Endi Setyawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 40 warga Desa Gandul serta mahasiswa semester 5 Prodi Ilmu Komunikasi UMMAD.
“PBL ini dikoordinasi langsung oleh Kepala Desa Gandul dan Kaprodi Ilmu Komunikasi. Tujuannya agar mahasiswa belajar berkontribusi serta membangun relasi dengan desa-desa yang memiliki potensi namun terkendala persoalan, seperti pengelolaan limbah jagung dan kekurangan pupuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi Ilmu Komunikasi UMMAD, Latutik Mukhlisin, M.I.Kom., menjelaskan bahwa output PBL adalah mahasiswa mencari mitra, melakukan observasi, menggali potensi, dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan.
“Mereka ingin meningkatkan nilai manfaat jagung, salah satunya dengan mengolahnya menjadi pakan ternak,” terangnya.
Latutik menambahkan, Prodi Ilkom UMMAD menggandeng Dinas Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun untuk mendukung pelatihan tersebut.
“PBL ini sekaligus mewujudkan program kampus berdampak yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Mata Kuliah Komunikasi Pemberdayaan merupakan salah satu mata kuliah unggulan di Prodi Ilmu Komunikasi UMMAD.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami persoalan masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat kerja sama antara kampus dan desa dalam pengembangan potensi lokal.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi program pendampingan rutin sehingga mahasiswa dan perangkat desa dapat bersama-sama merancang solusi yang lebih inovatif bagi pengelolaan potensi lokal di Desa Gandul. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments