Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran.
Siswi atas nama Zahra Shofwatul Nida berhasil meraih Juara II cabang Story Telling Bahasa Arab dalam ajang FAI Got Talent 2026. Adapun event ini terselenggara oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Sabtu (24/01/2026).
FAI Got Talent merupakan kompetisi yang terhelat sebagai wadah pengembangan bakat dan minat pelajar serta mahasiswa, khususnya di bidang keislaman, bahasa, dan seni.
Hidupkan Alur Cerita
Cabang Story Telling Bahasa Arab menjadi salah satu lomba yang menuntut kemampuan berbahasa aktif, penguasaan kosakata. Serta, keterampilan menyampaikan cerita secara runtut dan komunikatif.
Dalam ajang tersebut, Nida tampil percaya diri dengan penyampaian cerita berbahasa Arab yang fasih dan ekspresif. Ia mampu menghidupkan alur cerita melalui intonasi yang tepat, mimik wajah yang mendukung, serta gestur yang selaras dengan isi cerita.
Penampilannya dinilai mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik perhatian dewan juri.
Keberhasilan Nida meraih Juara II menunjukkan kemampuannya dalam mengaplikasikan pembelajaran bahasa Arab secara praktis.
Capaian ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan bahasa Arab di Mamsaka tidak hanya menekankan aspek teoritis. Tetapi juga keterampilan berbicara di depan umum.
Dukungan Guru Mamsaka
Nida sendiri mengaku bersyukur atas capaian yang ia raih dalam ajang tersebut. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih Juara II. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya untuk melatih keberanian berbicara bahasa Arab di depan umum” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan guru pembimbing dan madrasah.
“Terima kasih kepada para guru yang telah membimbing dan memberi motivasi. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Arab” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem, Purwanto MPd mengapresiasi prestasi tersebut.
“Prestasi ini patut disyukuri dan dibanggakan. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus belajar dan berani berkompetisi” ujarnya singkat.
Beliau menambahkan bahwa penguasaan bahasa Arab merupakan salah satu fokus pembinaan di madrasah, sejalan dengan upaya memperkuat pemahaman keislaman dan wawasan keilmuan siswa.
Madrasah pun terus mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi sebagai sarana pengembangan diri.





0 Tanggapan
Empty Comments