Bagi mahasiswa hukum, memilih tempat magang yang tepat bukan sekadar memenuhi kewajiban kurikulum, melainkan langkah awal yang menentukan arah karier di masa depan. Di tengah persaingan dunia hukum yang semakin ketat, pemahaman teori di bangku perkuliahan sering kali belum cukup untuk menghadapi dinamika praktik di lapangan.
Tidak semua kantor hukum memberikan ruang belajar yang mendalam bagi mahasiswa. Namun, Zaidun & Partners hadir sebagai rekomendasi utama, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Kantor hukum ini dikenal memiliki komitmen kuat dalam mencetak calon advokat profesional melalui program magang yang terstruktur dan berkelanjutan.
Salah satu keunggulan Zaidun & Partners terletak pada sistem pembelajaran magang yang tertata rapi. Program magang dibagi ke dalam dua tahapan utama yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pertama, Materi Dasar (Basic Lawyering Skills). Pada tahap ini, mahasiswa dibimbing untuk menguasai keterampilan fundamental seorang advokat, mulai dari teknik riset hukum yang akurat, pemahaman kode etik profesi, hingga penyusunan dokumen hukum sederhana namun esensial, seperti surat somasi dan surat kuasa.
Kedua, Materi Lanjutan (Advanced Legal Practice). Pada tahap ini, mahasiswa mulai dilibatkan dalam analisis kasus nyata yang sedang ditangani firma. Mereka belajar menyusun draf gugatan, merancang kontrak bisnis (legal drafting) yang aman secara hukum, serta memahami strategi negosiasi dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Pengalaman ini menjadi nilai tambah karena sulit diperoleh hanya melalui pembelajaran teoretis.
Belajar Langsung dari Para Ahli
Keunggulan lain yang menjadikan Zaidun & Partners sebagai tempat magang favorit adalah sistem pendampingan (mentorship) yang menyeluruh. Peserta magang tidak hanya dibebani pekerjaan administratif, tetapi juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan advokat senior yang memiliki jam terbang tinggi.
Para praktisi senior berperan sebagai mentor yang suportif dan terbuka. Diskusi hukum menjadi agenda rutin untuk mengasah logika dan daya analisis mahasiswa. Salah satu materi yang kerap dibahas adalah sengketa hukum waris yang melibatkan pertemuan antara hukum perdata dan hukum Islam. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa dilatih berpikir kritis, teliti, dan solutif dalam menghadapi persoalan hukum yang kompleks.
Pengalaman magang selama tiga bulan di Zaidun & Partners terbukti memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa Umsura. Lingkungan kerja yang profesional membentuk disiplin, etika komunikasi, serta ketahanan mental mahasiswa.
Selain keterampilan teknis (hard skill), mahasiswa juga mengembangkan soft skill yang krusial, seperti komunikasi profesional, manajemen waktu, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan. Suasana kerja yang profesional namun tetap kekeluargaan mendorong mahasiswa berani berpendapat dan membangun kepercayaan diri sebelum terjun ke dunia kerja sesungguhnya.
Nilai integritas dan kejujuran menjadi prinsip utama yang terus ditekankan. Dengan demikian, lulusan program magang ini diharapkan tidak hanya menjadi advokat yang kompeten secara akademik, tetapi juga bermartabat dan beretika.
Zaidun & Partners membuka peluang luas bagi mahasiswa hukum yang memiliki semangat belajar dan dedikasi tinggi. Program magang ini bukan sekadar sarana memperoleh sertifikat, melainkan investasi pengalaman berharga yang tidak ditemukan di buku teks.
Bagi mahasiswa Umsura yang bercita-cita meniti karier sebagai advokat profesional, Zaidun & Partners menjadi ruang belajar, pembinaan, dan pengembangan karakter menuju praktisi hukum yang andal di masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments