Ketika Ribuan Warga Desa Sambut Kehadiran Din Syamsuddin

956
Pasang Iklan Murah
Ribuan jamaah memadati MEC untuk mengikuti tabligh akbar. (Afi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Beginilah jika Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 Prof Din Syamsuddin MA turun ke desa. Dia disambut ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah.

Seperti yang terjadi saat Din datang mengisi Tabligh Akbar Pimpinan Ranting Muhammadiyah Mojopetung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, di Muhammadiyah Education Center (MEC), Mojopetung, Sabtu (22/6/19).

Panas terik matahari tidak menyurutkan semangat warga Muhammadiyah mengikuti kegiatan yang dijadwalkan pukul 13.00 tersebut. Ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah hadir tidak hanya dari Dukun, namun datang juga dari Ujungpangkah, Sedayu, Panceng, dan Bungah. Bahkan ada yang dari Kabupaten Lamongan, seperti Solokuro dan Paciran.

Beberapa peserta juga datang tanpa diundang. Seperti Aldila Dila Rani. Aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Panceng ini datang karena dapat info dari Facebook dan Group WhatsApp. “Saya ingin melihat langsung Pak Din, maka saya datang bersama beberapa teman AMM (angkatan muda Muhammadiyah) Sono,” ungkap Della.

Sementara itu Roudhotul Firdaus SPd, Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Paciran, Lamongan, mengetahui kegiatan ini karena suaminya, Moh. Masud, mendapatkan undangan dari panitia sebagai Ketua Pimpinan Ranting Tlogosadang, Paciran, Lamongan.

Berbeda dengan Della dan Firdaus, Usmawati jauh-jauh datang dari Sidayu karena mewakili Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Gresik yang diundang oleh panitia.

Ratusan hadirin duduk tanpa tedan di siang hari. (Afi/PWMU.CO)

Ketua Panitia Tabligh Akbar Drs Zakariyah senang, peserta membeludak. “Alhamdulillah banyak yang hadirkali ini, sampai kursi dan snack yang disediakan habis, sehingga harus mencari pinjaman kursi lagi. Dan mohon maaf bagi yang tidak kebagian snack,” ungkapnya.

Sementara itu, Alfah SPd, salah satu panitia mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan 1000 kursi dan snack namun habis tak bersisa. Meski kursi ditambah, tetap saja tak menampung peserta. Sebagian mereka duduk di kursi tanpa terop. Dan, tidak sedikit yang duduk klesetan di serambi sekolah atau yang berdiri. Meski cuaca panas, mereka tetap bertahan mendengarkan ceramah Din.

Di depan ribuan hadirin itu Din yang kini jadi Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengemukakan alasan kenapa dia mau datang ke Mojopetung. Dua hal yang jadi alasan, yaitu karena yang mengundang adalah PRM sehingga sesama PRM harus kerja sama dan saling menghargai.

“Yang kedua adalah karena istri saya adalah orang Gresik, dan sampai saat ini masih cinta dengan Gresik maka saya harus membalasnya dengan hadir ke Gresik,” kata Din yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah. (Afi)