Mendirikan Ranting Muhammadiyah Itu Ternyata Tidak Sulit, Hanya Ini Syaratnya

213
Pasang Iklan Murah
Ketua PCM Manyar H Imam Mustakim. (M Yazid N/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Manyar, Gresik, menggelar Pengajian Triwulan dan Halal bi Halal di Masjid At Taqwa, Perumahan Pongangan Indah (PPI) Gresik, Selasa (25/6/19) malam.

Ketua PCM Manyar H Imam Mustakim mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya agenda rutin triwulanan ini. “Khusus acara halal bi halal ini di-handle oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah PPI Manyar Gresik beserta amal usahanya yaitu SDMM, TK ABA 36 PPI, Kelompok Bermain Tunas Aisyiyah PPI, dan Takmir Masjid At Taqwa,” ujarnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr H Tafsir MAg yang berkenan menjadi penceramah pada kegiatan ini.

iklan

Dia berharap setiap dilaksanakan pengajian triwulan—baik yang diadakan di PRM PPI maupun ranting-ranting yang lain—agar dihadiri banyak warga Muhammadiyah.

“Mohon bersama-sama untuk bisa hadir agar saudara kita yang ada di ranting-ranting se-Kecamatan Manyar merasa bangga dengan saudara yang sekian banyak bisa menghadirinya. Agar kelihatan semarak syiar kita melalui organisasi Muhammadiyah ini khususnya di Kecamatan Manyar,” ajaknya.

Imam juga melaporkan kondisi PCM Manyar saat ini yang sedang berkembang dengan ditandai berdirinya ranting baru: PRM Desa Sukomulyo.

“Apabila di desa tempat tinggal Bapak dan Bbu belum berdiri Ranting Muhammadiyah, agar dirintis bersama-sama untuk terbentuk ranting baru,” ujarnya.

Dia menegaskan, mendirikan Ranting Muhammadiyah itu tidak sulit. “Minimal ada lima orang yang mau mengurusi ranting Insyaallah sudah bisa berjalan, dan tidak harus punya mushala atau masjid dahulu. Yang terpenting sudah ada pengajian rutin yang bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Sebelum acara pengajian, para jamaah menikmati hidangan makanan dan minuman yang sudah disediakan panitia. Menurut keterangan Fatim Effendi, salah satu panitia, menu yang disiapkan untuk acara tersebut adalah soto kikil 400 porsi, tahu campur 300 porsi, dan 750 porsi bufe yaitu nasi goreng, nasi putih, sop kimlo, sate ayam, sambel goreng daging pringkil, aneka buah, air mineral, es leci, serta snack 750 kotak.

“Alhamdulillah para jamaah sangat menikmati hidangan yang telah disediakan oleh panitia,” katanya. (M. Yazid N)