Menyambut Tahun Ajaran Baru, Ini Enam Perubahan dari SD Mudipat

196
Pasang Iklan Murah
Kepala Mudipat Syaikhul Islam saat membuka rapat guru. (Azizah/pwmu.co)

PWMU.CO-Menyongsong tahun ajaran baru 2019/2020, SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Pucang Surabaya sudah menyiapkan program meningkatkan kualitas pembelajaran.

Program itu diungkapkan oleh Kepala SD Mudipat Ustadz M. Syaikhul Islam dalam pertemuan dengan guru-karyawan di sekolah, Jumat (5/7/19).

iklan

Dia memaparkan enam program baru tahun ajaran ini. Pertama, Cambridge International Program (CIP). ”Ini merupakan kelas internasional yang dimulai dari kelas 1-3,” kata Icool, panggilan Syaikhul Islam.

Kedua, Mudipat Resource Program (MRP). Program ini mengintegrasikan semua  sistem, termasuk data Dapodik, absensi dan keuangan. Semuanya otomatis tersistem, tidak ada yang manual lagi.

Ketiga, penamaan kelas. Tahun sebelumnya nama kelas cukup kelas 1A, 1B dan seterusnya. ”Tahun ini berubah memakai nama kota di seluruh dunia. Seperti kelas 1A memiliki nama Kelas  Beijing, kelas 1B jadi Kelas Istambul,” tuturnya.

Keempat, berdirinya Maeeda Cafetaria. Dijelaskan, program ini bekerja sama dengan koperasi sekolah Asy Syams.

Di tempat ini semua pembayaran menggunakan Memo (Mudipat Electronic Money). Tidak ada pembayaran manual. Juga ada swalayan Mudipat Mart melayani aneka kebutuhan guru-karyawan, siswa bahkan wali murid.

Kelima adalah optimalisasi GBS (Garden by the Sky) dan Licor (Literacy Corner). Keduanya merupakan ruang terbuka yang berada di lantai lima gedung lama. ”Di situ ada tanaman obat dan bunga, juga disediakan gazebo-gazebo untuk tempat belajar siswa,” katanya.

Keenam, daily activity. ”Semua aktivitas mulai tahun ajaran baru harus menggunakan bahasa asing. Boleh menggunakan bahasa Inggris, Arab atau yang lain. Tentu ini tidak main-main, sebab sejak setahun lalu, sekolah ini sudah mengursuskan Bahasa Inggris sebagian besar guru dan karyawan,” tandasnya.

Di akhir pengantarnya ia mengajak semua guru dan karyawan bersama-sama melaksanakan dan menyukseskan program ini.  ”Ini bukanlah program kepala sekolah semata, namun program kita semua. Semoga semua ikhtiar kita ini membawa Mudipat semakin maju dan jaya,” harapnya. (Azizah)