Beginilah Prinsip Marketing Kelas Menengah untuk Sekolah

76
Pasang Iklan Murah
Nanang Sutedja saat memberikan materi marketing. (Sonya/pwmu.co)

PWMU.CO-Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik menggelar Marketing Synergy Forum.

Acara ini kolaborasi diadakan oleh tim Human Resources Department (HRD) dengan tim marketing di Averroes Hall SD Muhammadiyah 1 GKB, Sabtu (6/7/2019).

iklan

Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Nanang Sutedja memberikan wawasan The Principles of Marketing to Middle Class. Dia menerapkan model marketing baru untuk sekolah Muhammadiyah kompleks GKB ini.

Yaitu menggabungkan marketing dua sekolah SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) dengan SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) dan SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) dan SMA Muhammadiyah 10 GKB (SMAMIO). ”Maka ada prinsip-prinsip yang harus dikuasai untuk menjadi marketer dengan pangsa pasar menengah ke atas,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pertama, the principles of customer. Marketer pasti punya customer, marketer yang baik harus bisa memberi pelayanan yang terbaik kepada customer.

Kedua, the principles of competition, principles of positioning, principles of differentiation, the principles of value, the principles of engagement.

Principles of customer terdiri atas knowledgeable artinya customer yang berpengetahuan. Mereka menanyakan tentang kebenaran berita dari informasi sekolah kita yang viral di sosial media. ”Apa benar SMAMIO memiliki Inspiring Class?” kata Nanang Sutedja mencontohkan.

Principles of customer yang kedua yaitu technology savy (melek teknologi). Jika kita tidak menggunakan teknologi untuk menjalin komunikasi dengan customer, maka akan sangat rugi. Teknologi akan mempercepat berbagai informasi kepada khalayak.

 ”Seorang wali siswa SD Mugeb dengan bangga mengadvokasi publik tentang kebanggaan dan kepuasannya menyekolahkan putranya di SD Mugeb,” tandasnya.

Prinsip ketiga, religius. Sekolah dengan customer middle up harus memahami bahwa customer kita sangat peduli terhadap religius kita. ”Wali siswa kita sangat bangga karena anaknya sekolah di Spemdalas, karena ngajinya rutin dan akhirnya anak saya menjadi lancar dan ibadahnya tekun. Customer kita selalu mencari spiritual value dari sekolah-sekolah Muhammadiyah GKB,” katanya.

Materi yang disampaikan dengan suasana rileks membuat peserta mudah menerima materi yang disampaikan.  Dan di sela penyampaian materi, Nanang  membocorkan bahwa majelis akan memberikan apresiasi kepada sekolah peraih best marketer selama tahun pelajaran 2018/2019.

Lilis Setyawati, wakil marketing Spemdalas menyatakan, Marketing Synergy Forum ini dikhususkan untuk tim marketing empat sekolah ditambah dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah agar membangun komitmen dan menyusun strategi demi kesuksesan marketing tahun pelajaran mendatang. (Sonya)