Gelas Pecah di Tengah Rebutan Selfie dengan Wagub Jatim Emil Dardak

113
Pasang Iklan Murah
Berfoto bersama Wagub Jatim Emil Listianto Dardak. (Afni/PWMU.CO)

PWMU.CO “Jika ditanya tahu Nasyiatul Aisyiyah, saya akan jawab, tentu saja kenal. Orang mereka yang bantuin saya waktu kampanye kok.”

Pernyataan itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Dr H Emil Elestianto Dardak MSc kepada peserta Seminar Nasional “Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini Unggul, Mandiri, dan Islami di Era Revolusi Industri 4.0” yang digelar Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) di Aula Graha Wiyata Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Jalan Ketintang Wiyata Nomor 15 Surabaya, Jumat (5/7/19).

Tentu saja, ucapan mantan Bupati Trenggalek itu disambar dengan tepuk tangan meriah peserta dan tamu undangan.

Kehadiran suami Arumi Bachin tersebut memang selalu menyita perhatian, terutama bagi anggota Nasyiatul Aisyiyah yang mayoritas perempuan muda. Seperti menjadi kado tersendiri bagi peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.

Hal itu tampak dari antusiasnya peserta bertanya. Bahkan setelah menyampaikan orasi ilmiahnya dan undur diri Emil diserbu peserta untuk berswafoto (selfie). Di tengah-tengah kehebohan tersebut tiba-tiba “prank”; sebuah gelas terjatuh dari meja, pecah. Otomatis seisi ruangan terdiam sejenak. Namun setelah itu peserta kembali menyerbu Emil hingga membuat kebingungan ajudan.

“Awalnya kami mengundang Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) agar sebagai tokoh perempuan beliau bisa memotivasi kami. Ternyata takdir berkata lain beliau berhalangan hadir dan digantikan wagub,” terang Aini Sukriah, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nasyatul Aisyiyah Jawa Timur.

Dalam seminar tersebut, Emil menceritakan pengalamannya selama berkuliah di luar negeri. Dari pengalaman tersebut ia memahami bahwa kunci dari kreativitas masa depan bukan individual creativity (kreatifitas individu) melainkan collective creativity (kreatifitas kolektif).

“Jika kita tidak mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama tapi secara individu, maka suatu saat nanti dia gak akan kepake. Sekarang bukan masanya, sekarang saatnya connected collaborative,” ujarnya.

Seminar diselenggarakan menyambut Pelatihan Kurikulum PAUD 2013 Jumat-Ahad (5-7/7/19). (Afni)

iklan