Sambangi Rombongan Rihlah Dakwah, Calon Doktor Sampaikan Ini

98
Indah Fajar, kedua dari kanan, kultum di Masjid Sultan Abdul Samad. (Ichwan/pwmu.co)

PWMU.CO – Ikut organisasi itu adalah proses pembelajaran untuk jadi leader bukan sekadar follower. Itu disampaikan Indah Fajar MHum ketika kultum hari terakhir Rihlah Dakwah IV di serambi Masjid Jamek  Sultan Abdul Samad Kuala Lumpur, Selasa (20/8/19).

Indah Fajar  bukanlah peserta Rihlah Dakwah. Dia aktivis Muhammadiyah  yang sedang studi S3 di Universiti Sains Malaysia School of Education jurusan TESOL (Teaching English as Second Language) di Pulau Pinang. Saat datangbergabung langsung ditodong kultum.

Baca Juga:  Kisah Lucu Ber-Muhammadiyah Terungkap dalam Kultum di Atas Bus

Lulusan S2 Universitas Sebelas Maret Solo ini mengatakan, berorganisasi itu tidak ada nilai ruginya. Malah nilai positif yang akan memberikan energi.

”Dalam organisasi kita bisa berada di pusaran proses pembelajaran. Mulai dari karakter kepemimpinan, tanggung jawab,  dan keberanian tampil di depan audien,” ujarnya saat kultum usai shalat Subuh.

SMA Muhammadiyah 1 Taman

Ibu dua anak dari pasangan Fatih Marzuki dan Masnunah Fatih ini telah menjadikan organisasi sebagai rumah pertama. ”Saya sudah menganggap organisasi adalah at home,” paparnya.

Baca Juga:  Pertama Ikut Rihlah Dakwah, Ini Komentar Bendahara Majelis PK Banyuwangi

Indah menyadari dengan organisasilah yang telah membentuk karakternya. Bagaimana cara komunikasi di depan publik, mengasah tanggung jawab,  dan kemandirian.

”Nilai-nilai itulah yang menguatkan diri sampai saya ‘memberanikan diri’ studi S3 di Pinang Malaysia ini,” tutupnya. (*)

Penulis Ichwan Arif  Editor Sugeng Purwanto