SD Muda Ceria Borong Gelar Duta Muslim dan Muslimah Junior Gresik 2019

257
Pasang Iklan Murah
Dari kiri Cheryl Azzela Shazmecka, Abdul Aisy Abrisyam, dan Muhammad Shaddam Attallah. Berfoto bersama Wakil Bupati Gresik Moch Qosim dan Uly Darojah. (Ian Ianah/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 2 Gresik alias SD Muda Cera kembali menambah koleksi prestasi. Pada pemilihan Duta Muslim dan Muslimah Junior Gresik 2019, tiga siswa yang dikirim ke ajang tersebut, semuanya pulang menggondol juara.

Pada acara yang diadakan oleh Paguyuban Duta Muslimah Gresik di atrium lantai 1 Icon Mall Gresik, Sabtu-Ahad (19-20/10/19) itu Cheryl Azzela Shazmecka berhasil menjadi Duta Muslimah Junior 2019.

Siswa kelas III ini mampu memikat sang juri dengan gayanya yang percaya diri. Dia mampu menguasai panggung dan cerdas saat menjawab pertanyaan juri.

“Dan yang paling menonjol dari Cheryl adalah public speaking atau komunikasnya yang yang sangat bagus,” kata Putri Rizkiana, Putri Muslimah 2019 yang kali ini menjadi anggota dewan juri.

Ketika juri bertanya, “Apa yang dimaksud menutup aurat dalam Islam?”, dengan tegas ia menjawab: “Muslim dan muslimah wajib dan fardhu ain untuk menutup aurat. Contohnya perempuan menutup aurat dari ujung rambut sampai kaki.”

Video Cheryl Azzela Shazmecka saat menjawab pertanyaan juri. (Ian Ianah/PWMUCO)

Selain Cheryl, Muhammad Shaddam Attallah siswa kelas IV menjadi runner up 2 Duta Muslim Junior Gresik 2019.

Keberhasilannya menjadi juara kedua salah satunya berkat kemampuan menjawab pertanyaan juri dengan tepat. Ketika ditanya, “Apa arti bersyukur menurut kamu?”, dengan gayanya yang santai dia menjawab, “Dengan berinfak, shadaqah, dan beribadah kepada Allah adalah bentuk rasa syukur saya.” Jawaban yang disampaiikan sambil tersenyum itupun disambut tepuk tangan para penonton.

Siswa ketiga yang mendapatkan penghargaan adalah Abdul Aisy Abrisyam. Dia dinobatkan sebagai Duta Muslim Berbakat 2019. Saat uji bakat, Aisy mampu memukau juri dan penonton.

Ketua Panitia Uly Darojah dari
Paguyuban Duta Muslimah Gresik menjelaskan, selama dua hari itu anak-anak yang sudah terdaftar dipilih melalui seleksi administrasi dan diuji bakatnya.

Dia mengungkapkan, ajang yang sudah digelar kali kedua ini bisa mengajak dan menunjukkan generasi muda, bahwa dengan menutup aurat sejak dini tidak menghalangi prestasi dan berkompetisi yang lebih cemerlang.

“Setelah terpilih semua peserta ini akan tergabung juga di Paguyuban Duta Muslim dan Muslimah Junior. Kami akan melakukan beberapa kegiatan misalnya santunan anak yatim, dan lainnya. (*)

Kontributor Ian Ianah. Editor Mohammad Nurfatoni.