Sebanyak 12 murid SMA Muhammadiyah Toboali dinyatakan lolos dalam Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026 dan diterima di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung. Informasi tersebut diperoleh berdasarkan hasil pengumuman resmi seleksi SPAN-PTKIN tahun 2026.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pendampingan yang dilakukan sekolah dalam mempersiapkan murid melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pihak sekolah, orang tua, dan warga sekolah menyambut hasil tersebut dengan rasa syukur.
Berdasarkan data hasil pengumuman SPAN-PTKIN, berikut nama murid SMA Muhammadiyah Toboali yang diterima di berbagai program studi:
Widya Safitri diterima pada program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Kesya Deswinta pada program studi Akuntansi Syariah, Rexsa Aprillariesta pada program studi Akuntansi Syariah, Aldi Evandra pada program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Reva Laurenza pada program studi Hukum Ekonomi Syariah, dan Kirana pada program studi Psikologi Islam.
Mutia diterima pada program studi Akuntansi Syariah, Liana Naurah Zakiyyah pada program studi Psikologi Islam, Raiya Oktaderyana pada program studi Psikologi Islam, Jesyka Salsa Gita pada program studi Psikologi Islam, Yulisda pada program studi Akuntansi Syariah, serta Dio Khoiri pada program studi Bimbingan Konseling Islam.

Data tersebut menunjukkan bahwa program studi Psikologi Islam dan Akuntansi Syariah menjadi pilihan yang banyak diminati oleh murid. Selain itu, terdapat pula pilihan pada bidang pendidikan agama, hukum ekonomi syariah, dan bimbingan konseling Islam.
Kepala SMA Muhammadiyah Toboali menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut melalui proses yang panjang, mulai dari pemetaan minat dan bakat hingga pendampingan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
“Kami sangat bersyukur atas kelulusan 12 murid kami di IAIN SAS Babel melalui jalur SPAN-PTKIN. Ini adalah langkah awal bagi mereka untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas mereka di kelas X dan XI agar tetap semangat dalam belajar,” ujar Supiandi.
Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa jalur SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi berbasis prestasi yang menggunakan nilai rapor serta rekam jejak akademik dan nonakademik tanpa melalui tes tertulis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa capaian akademik murid dinilai memenuhi kriteria seleksi secara nasional.
IAIN SAS Bangka Belitung sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di wilayah Bangka Belitung menjadi tujuan studi para murid. Perguruan tinggi tersebut diharapkan menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan pemahaman keagamaan.
Pilihan melanjutkan studi di IAIN SAS Bangka Belitung merupakan salah satu opsi yang diambil murid dalam melanjutkan pendidikan. Perguruan tinggi tersebut menawarkan program studi yang memadukan ilmu keislaman dan ilmu pengetahuan umum.
SMA Muhammadiyah Toboali menyatakan komitmen untuk terus mendukung peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments