Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

52 Guru Ngaji Al-Ishlah Sendangagung Ikuti Sertifikasi Metode Ummi, Inilah Harapannya

Iklan Landscape Smamda
52 Guru Ngaji Al-Ishlah Sendangagung Ikuti Sertifikasi Metode Ummi, Inilah Harapannya
pwmu.co -
Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Drs KH Agus Salim Syukran MPdI saat memberikan sambutan pada kegiatan sertifikasi Ummi di lantai 2 Kantor Sekretariat Ponpes Al-Ishlah Sendangagung (Yusuf Abidin/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sejumlah 52 guru mengaji al-Quran di Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur mengikuti Sertifikasi Metode Ummi di Lantai 2 Kantor Sekretariat Ponpes Al-Ishlah, Rabu-Jumat (28-30/5/2025).

52 guru Ponpes Al-Ishlah Sendangagung ini berdiri dari dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu al-Quran dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan, guru Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah, guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) Al-Ishlah, musyrif musyrif-musyrifah (Ketua Kamar) di stah Pengasuhan Santri.

Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Drs KH Agus Salim Syukran MPdI memberikan sambutan saat acara pembukaan, dalam sambutannya Ustadz Salim (biasa disapa demikian) berharap besar bahwa adanya komitmen kita sebagai muslim dan pesantren harus untuk mempelajari al-Quran.

Dalam hal ini ada 3 kewajiban;

  • Pertama, paling dasar adalah mentahsin bacaan
  • Kedua, kewajiban berikutnya, memoelajari atau dirosatul quran , tafsir, tarjamah dan lainnya.
  • Ketiga, mendalami mentadabburi al -uran. ,”

“Sebagai guru pesantren harus berkomitmen untuk 3 hal di atas,” harapnya.

Di ujung sambutannya, Wakil Ketua PCM Paciran ini tidak lupa mengucapkan terimakasih pada Ummi Foundation Lamongan karena bersedia hadir sebagai tutor di kegiatan penting ini

Ketua Ummi Daerah Lamongan, Ridlwan Yasiri SPd MPd berterimakasih karena diberikan kepercayaan dan penghormatan oleh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung.

“Ummi Foundation Daerah Lamongan telah lama menantikan kegiatan ini yang merupakan tindak lanjut dari program Tashih yang telah terlaksana 2 tahun lalu,” ucap pria asli Dusun Tepanas Desa Kranji Paciran ini.

Dalam sertifikasi di Ponpes Al-Ishlah kali ini, Ummi Daerah Lamongan mengutus satu orang pengawas yaitu Ustadz Sunarto SPd dan 3 orang Trainers, yaitu Ustadz Sakhul Romdlon, SPdI, Ustadz Zainul Fuad MPd dan Ustadz Moh Ubab Mi’roji, SAg.

Foto bersama, peserta guru putra bersama Trainers di kegiatan sertifikasi Ummi di Ponpes Al-Ishlah Sendangagung (Wilda/PWMU.CO)

Sementara itu, salah satu peserta sertifikasi Ummi dari guru MA Al-Ishlah Sendangagung, Ustadz Yusuf Abidin SQ SHI merasa sangat bergembira dan bersyukur dapat mengikuti sertifikasi guru al-Quran ini selama 3 hari karena mendapat ilmu baru dan pengalaman berharga.

“Ternyata untuk menjadi Guru pembelajaran al-Quran yang handal tidak cukup dengan memiliki kemampuan yang baik dalam membaca al-Quran akan tetapi harus memiliki metode pengajaran yang baik dan berkualitas, dan ini kami dapatkan dari ilmu yg diberikan oleh trainer-trainer Ummi kepada kami,” tutur pria yang menjabat juga anggota Majelis Tabligh PDM Lamongan dan Ketua Majelis Tabligh PCM Paciran ini.

“Dan saya berharap ini memberikan dampak positif bagi kualitas bacaan santri-santri Al-Ishlah kedepannya,” pungkas Ketua Ta’mir Mushalla Pojok Kampung Sendangagung, Darul Adzkar (MDA) ini(*)

Penulis Gondo Waloyo Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu