PDM Tulungagung Galang Dana untuk Bebaskan Tanah

324
Hikmah Press
Rapat koordinasi penggalangan dana untuk pembebasan tanah dan bangunan di Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung.

PWMU.CO – Penggalangan dana melalui infaq sedang dilakukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung, PCM se-Tulungagung, dan Lazismu Tulungagung. Penggalangan dana ini dalam rangka pembebasan tanah dan bangunannya di Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung.

“Ada dua bangunan bersebelahan masing-masing luasnya 40 ru (252 m2), yang satu sudah diwakafkan kepada Muhammadiyah, dan bangunan di sebelahnya ditawarkan kepada kami. Sungguh sayang bila bangunan itu bila tidak terbeli karena letaknya bersebelahan. Kalau dua-duanya bisa menjadi milik persyarikatan tentu akan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umat,” jelas Ketua PDM Muhammadiyah, dr Anang Imam Massa Arief, Rabu (3/4/2018).

iklan

Karena itulah PDM Tulungagung, PCM se-Tulungagung, dan Lazismu menggelar pertemuan untuk berkoordinasi melakungan penggalangan infaq untuk tambahan dana. Berdasarkan harga yang sudah disampaikan pemilik bangunan, saat ini bangunan berupa rumah itu ditawarkan Rp 1 Miliar, sementara PDM Tulungagung baru punya Rp 100 juta.

Baca Juga:  Dakwah Berupa Setangki Air Itu Membuat Warga Dusun Banaran Bergembira

“Karena itulah kami berkoordinasi untuk mengetuk hati warga Muhammadiyah agar ikhlas berinfaq mengumpulkan dana untuk melengkapi kekurangan yang mencapai Rp 900 juta itu,” kata Ustadz Syaifudin, Ketua Majelis Tabligh PDM Tulungagung yang juga Dewan Syariah Lazismu Tulungagung.

Dengan semangat berinfaq yang tinggi, Ustadz Syaifudin berharap warga dan simpatisan Muhammadiyah beramai-ramai untuk menyisihkan rezekinya sebagai ungkapan rasa bersyukur. ” Bersyukur tidaklah cukup dengan mengucapkan alhamdulillah, tapi bersyukur harus juga diikuti dengan perbuatan, dan infaq merupakan salah satu cara bersyukur dengan perbuatan,” tambah Ustadz Syaifudin.

Bagi PDM Muhammadiyah Tulungagung, tanah dan bangunan di Kelurahan Jepun itu memang harus dibeli karena letaknya strategis yaitu di jalan nasional jurusan Blitar sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi umat. “Apalagi bangunan satunya sudah jadi milik Muhammadiyah. Janji kita kepada pemilik bulan Syawal kita bayar sedangkan sampai saat ini kita baru mendapatkan uang seratus juta” ucapnya.

Baca Juga:  Politisi PDIP Ahmad Basarah: Bangsa Ini Berhutang Budi pada Muhammadiyah

Karena itu Anang meminta kepada seluruh warga persyarikatan dan sinpatisan muhamnadiyah untuk berinfaq demi pembebasan tanah tersebut melalui nomor rekening BNI Syariah 8800110040 an. PDM Tulungagung dan konfirmasi di nomor 081335288788. (hendra)