Barang Menjijikkan Ini Ternyata Mengandung Pengetahuan Juga

199
Pasang Iklan Murah
Razak/pwmu.co
Siswa SMPM 1 Blitar mendapat penjelasan sistem pengolahan limbah tinja.

PWMU.CO-Siswa SMP Muhammadiyah 1 Kota Blitar mengadakan outdoor class di pengolahan limbah yang dikelola Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa (12/2/2019). Kegiatan mendukung mata pelajaran IPA yang melibatkan siswa-siswi kelas 7.

Topik utama pembelajaran adalah pengolahan limba sebagai salah satu cara menjaga lingkungan. Para siswa diberi pembekalan materi oleh Denny Eko Prisanto, Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan.

iklan

Dalam pemaparannya Denny menjelaskan, betapa vitalnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia. Logikanya, jangan tunggu sakit barulah menjaga kesehatan.

”Saat ini, banyak orang yang masih apatis perihal lingkungan. Mayoritas masih berprinsip yang penting lingkungan rumahku bersih, yang lain kotor tidak masalah. Akhirnya mereka abai terhadap pencemaran lingkungan secara umum yang nantinya bisa saja timbul secara luas,” tuturnya.

Limbah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, bukan hanya sampah. Namun juga kotoran manusia yang turut mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar.

Setelah pemberian pengetahuan tentang limbah, kemudian siswa diajak menuju tempat pengolahan tinja di Pakunden.  Memasuki gerbang, para siswa disambut dengan aroma tak sedap sehingga harus memakai masker.

Ada banyak kolam-kolam di tempat ini. Kolam ini sebagai penyaringan air limbah tinja mulai dari yang kotor hingga aman. Limbah ini berasal dari penyedotan septik tank dibuang di sini untuk disaring. Hasil akhirnya dimanfaatkan sebagai pupuk.

Denny berharap dengan kegiatan ini siswa memahami pengelolaan lanjutan dari penyedotan septik tank rumah tangga. ”Septik tank rumah semestinya rutin dikuras empat tahun sekali,” tuturnya.

Para siswa mengatakan pelajaran kali ini luar biasa. Sebelum berangkat mereka merasa jijik dengan lokasi outdoor class. ”Lokasinya memang bau. Tapi banyak juga pengetahuannya. Outdoor class ini ternyata seru,” komentar Mutiara, siswi kelas 8. (AD Rozak)