Peringati Hari Sampah, Sekolah Ini Gelar Festival Aneh

52
Hikmah Press
Firyando/pwmu.co
Siswa Berlian School tampilkan lomba senam dan yel peringati Hari Sampah.

PWMU.CO-Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik menggelar acara Berlian Action Festival (Berlian A-Fest) dengan tema sayangi bumi, kendalikan sampah di lingkungan sekitar pada hari Jumat (1/3/2019).

Berlian School, sebutan sekolah ini, berkomitmen menjadi sekolah sehat nasional  dengan acara ini. Apalagi sudah meraih penghargaan juara Lingkungan Sekolah Sehat (LSS) tingkat provinsi.

iklan

Ada empat kegiatan utama. Pertama, aksi pungut sampah.  Kedua, lomba membuat barang bermanfaat dari barang bekas (Eco Craft). Ketiga, lomba senam dan yel-yel peduli sampah. Keempat, bazar makanan dan minuman sehat yang ditangani ibu-ibu koordinator wali siswa kelas 1-6.

Acara diawali dengan doa dan tadarus dipimpin oleh MC Imroatus Sa’adah SPd. Dilanjutkan dengan tilawah dipandu oleh Alika Mayla Faza kelas 1 Meteor. Lalu acara Berlian A-Fest dibuka oleh Wakasek Rahmat Sayyid Syuhur MPdI. Kemudian sebanyak 710 siswa diajak senam bersama-sama senam UKS dan senam cuci tangan.

Selesai senam, semua peserta beraksi pungut sampah. Siswa kelas 1-6 dibagi memungut sampah di tiga titik lokasi di sekitar sekolah dipimpin oleh guru korlap (Koordinator Lapangan). Mereka memungut diberi sarung tangan plastik dan kantong plastik.

”Kegiatan memungut sampah ini merupakan kegiatan positif yang bisa membangkitkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar,” ucap Elis Rahmawati SPd, wali kelas 2 An Naml.

Usai memungut sampah siswa mencuci tangan dengan sabun. Kemudian anak-anak diberi waktu istirahat dengan membeli jajanan dan minuman sehat di bazar.

Di tempat lain siswa kelas 1-3 mengikuti lomba Eco Craft. Di sudut lain kelas 1-6 mengikuti lomba kreasi senam dan yel-yel peduli sampah. Acara berlangsung meriah. Setiap kelas menampilkan kebolehan kreasi senam dan Eco Craft.

Kelas 1 menciptakan kreasi bahan bekas dari botol plastik, kelas 2 dari kardus bekas dan kelas 3 dari tas kresek. Kreasi yang mencuri perhatian adalah dari kelas 3 Cumulus.  Danish Laist mengubah kresek dikepang-kepang dibentuk menjadi sandal.  (Firlyando)