Dikenalkan Permainan Ini, Seru Juga Anak-Anak Memainkan

124
Pasang Iklan Murah
Anik/pwmu.co
Permainan menggelindingkan ban.

PWMU.CO -TK Aisyiyah 36 Perumahan Pongangan Indah (PPI) Gresik mengenalkan murid-muridnya dengan dolanan tempo doeloe di halaman masjid, Sabtu (2/3/2019).

Kegiatan Tengah Semester (KTS) kedua  di hari ketiga ini menyuguhkan beberapa permainan tradisional seperti engkle, gobak sodor, nyunggi tempeh, ogor ban, sapu tangan dan selebur.

iklan

Di pagi hari, para siswa berkumpul di halaman Masjid At Taqwa yang berjarak 100 m dari TK. Anak-anak dibagi menjadi enam kelompok sesuai dengan kelasnya. Masing-masing diberi permainan berbeda yang nanti bisa ditukar bergantian.

Kelompok Happy Class bermain ogor ban, Fun Class main selebur, Smile Class bergembira main dan bernyanyi sapu tangan, Excellent Class adu gesit dengan gobak sodor, Sweet Class uji keterampilan dengan engkle, dan Smart Class nyunggi tempeh sambil berjalan.

Di awal permainan, guru memberi contoh bagaimana cara memainkannya. Meski beberapa anak masih terlihat canggung akhirnya bisa menikmati dolanan tersebut.

Seperti tampak di permainan sapu tangan. Guru bernyanyi, murid yang berjalan membawa sapu tangan dikibaskan ke temannya yang duduk melingkar. Seiring dengan nyanyian berakhir kibasan sapu tangan berhenti kepada seorang anak. Maka anak yang terkena kibasan terakhir harus mengejar  pembawa sapu tangan.  Teman yang lain harus menghalangi dengan rentangan tangan agar tak tertangkap.

Di sudut lain, permainan ogor ban (menggelindingkan ban) juga seru. Meski ban yang digelindingkan berkali-kali jatuh, anak-anak tetap bersemangat mengambilnya dan menggelindingkan kembali sampai finish.

Di lomba menyunggi tempeh yang seharusnya tanpa dipegang, ada anak yang ingin cepat sampai sambil berjalan tetap memegang tempeh agar tidak jatuh. Melihat hal tersebut, guru dan komite yang ikut membantu tertawa melihatnya.

Nur Latifah SPd, koordinator kesiswaan TK Aisyiyah 36 PPI mengatakan, fun game Dolanan Tempo Doeloe ini bertujuan mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak yang sekarang yang tak melihatnya lagi karena tergeser mainan gadget.

”Permainan tempo dulu banyak melatih motorik anak-anak, juga melatih kerja sama antar teman dan menumbuhkan rasa percaya diri,” ungkapnya. (Anik)