Siswa SMPM 12 GKB Ini Tidak Gentar meski Lawannya di OSN adalah Siswa SMA

644
Hikmah Press
Khosyi’ diapit kedua orangtuanya dan Kepala SMPM 12 GKB Hari Widianto MPd (dua dari kanan) (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tidak ada sedikit pun perasaan gugup, minder, dan takut dari raut wajah Achmad Khosyi’ Assajjad Ramandanta meski dia akan berkompetisi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika Tingkat SMA se-Provinsi Jawa Timur.

Itulah kesan PWMU.CO saat menemuinya di sela acara permohonan doa restu kepada Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik, Senin (8/4/19).

Ditemui di ruang kerja kepala sekolah, Khosyi’ mengaku percaya diri meskipun harus berhadapan dengan lawan yang secara level kelas dan umur lebih di atasnya. Cowok yang gemar main rubik ini bahkan tertantang untuk bisa meraih prestasi terbaik.

iklan

“Kalau di olimpiade matematika tingkat nasional maupun internasional yang pernah saya ikuti, level kelas atau umur jauh lebih dari saya juga. Ya, semoga dimudahkan dalam proses OSN tahun ini,” ujar cowok yang masih aktif ikut tenis meja di Klub PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Gresik.

Untuk mempersiapkan OSN yang dihelat di Hotel Sahid Surabaya Selasa (9/4/19) ini, Khosyi’ pun dihadapkan dua pilihan yang sangat sulit sebab dia juga harus menghadapi USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) selain fokus OSN.

“USBN saya menyusul. Alhamdulillah, pihak sekolah memfasilitasi sehingga saya bisa fokus untuk OSN. Mohon doanya semoga bisa meraih sukses,” harapnya.

Dwi Suliastari, ibunda Khosyi’, saat dihubungi PWMU.CO, mengatakan langkah putra tunggalnya di OSN tingkat SMA merupakan cita-cita sejak awal. “Setelah OSN SMP tahun lalu belum berhasil, semoga di event tahun ini bisa merealisasikan prestasi tersebut,” harapnya.

Sebagai orangtua, sambungnya, saya berharap anak saya bisa meraih prestasi terbaik dan lolos tingkat nasional.

Dwi pun terus memotivasi dan memantau proses belajar dari satu bulan lalu. Karena waktu bersamaan dengan USBN, lanjutnya, dia pun memanggil dosen dari Universitas Muhammadiyah Gresik untuk memberikan privat di luar jam sekolah. “Untuk mengejar materi SMA dan perguruan tinggi,” ucapnya.

Prestasi Khosyi’ saat mengikuti Olimpiade Sains Kabupaten (OSK), seleksi tingkat Kabupaten, di luar passing grade, berada di ranking kedua se-Kabupaten Gresik. Torehan ini yang membawanya ke OSN tingkat provinsi. (Ichwan Arif)