Search
Menu
Mode Gelap

Ada Reuni Dadakan, Alumni Al-Ishlah Dominasi DANA II Wilker I

Ada Reuni Dadakan, Alumni Al-Ishlah Dominasi DANA II Wilker I
Dari kiri ke kanan; Yulus Kurnia, Izzatul Lailiyati, Resti Anindyati, Dewi Umi Nur Faizah, Emi Rohmawati, Atik Nasihatul, Lina, dan Vivid Rohmaniyah, saat berfoto bersama Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Jumat 7 November 2025 (Fathurrahim Syuhadi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tiba-tiba ada reuni Al-Ishlah tanpa direncanakan alias dadakan. Hal ini gara-gara kegiatan Darul Arqom Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) I diadakan di Pondok Pesantren Ponpes Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur, Kamis – Jumat (6-7/11/2025).

Lagi, Wilker I yang terdiri Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Paciran, Brondong, Laren, dan Solokuro secara kebetulan didominasi alumni Al-Ishlah Sendangagung, sehingga pertemuan meraka di tempat mereka dulu mondok bak reuni lintas generasi, ditambah lagi mereka kemudian ketemu guru dan teman yang kini mengajar di pondok dengan santri lebih 2000 ini.

Di tempat lain, Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Drs. KH Muhammad Dawam Saleh membenarkan bahwa di DANA II ini ada banyak alumni Al-Ishlah, hal ini dia sampaikan di hadapan 913 santri pada acara Pelantikan OPPI Putra 2025-2026.

“Ada 60 persen alumni’ Al-Ishlah di kegiatan DANA II Wilker I di Lantai 2 Gedung Sekretariat Al-Ishlah yang sedang berlangsung. Ini bukti bahwa alumni pesantren mampu tampil di kegiatan Ortom Muhammadiyah, dan itu membuat saya bangga karena santri yang bermanfaat di masyarakat,” imbuhnya.

Silaturahim

Menurut PDM Lamongan yang diwakili Fathurrahim Syuhadi SE MM MPd, alumni Al-Ishlah di jajaran PCNA Wilker I, lebih dari dari itu, bisa jadi 80 persen adalah alumni dan pernah mondok di Ponpes Al-Ishlah ini.

“Saya mendapat valid, dari masing Ketua PCNA, rata-rata alumni Al-Ishlah aktif dan menduduki pucuk pimpinan,” tutur pria kelahiran Payaman Solokuro ini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menengok suasana kegiatan DANA II di Al-Ishlah ini nampak meriah dan guyub penuh kekeluargaan, hal ini akibat saling kenal dan akrab sesama peserta, apalagi jika ketemu satu almamater.

Ketua PRNA Sendangagung, Resti Anindita merasa bersyukur bisa bertemu sesama santri saat mondok dulu.

“Alhamdulillaah senang sekali. Apalagi ini lintas generasi, banyak ketemu adik-adik angkatan yang luar biasa Masyaa Allah. Ini saya sedang bahagia karena ketemu teman lama, terakhir ketemu teman seangkatan (Izzatul Lailiyati), pas di acara akad nikahnya Wardatul Baidloi 12 tahun lalu,” kenangnya. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments