Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Air Mata untuk Zayyan, Catatan Haru Seorang Guru atas Peluncuran Buku “Dunia Di Atas Roda”

Iklan Landscape Smamda
Air Mata untuk Zayyan, Catatan Haru Seorang Guru atas Peluncuran Buku “Dunia Di Atas Roda”
Ria Pusvita Sari bersama Muhammad Hazib Zayyan di ruang terapi SDMM. (Istimewa/PWMU.CO)
Oleh : Ria Pusvita Sari, M.Pd.

Hari ini, Senin (13/7/2026), pertahanan saya runtuh. Air mata menetes begitu saja, tanpa bisa dan tanpa ingin saya tahan. Rasa haru, bangga, dan bahagia bercampur menjadi satu saat menyaksikan momen yang begitu bersejarah.

Muhammad Hazib Zayyan, murid hebat kami, hari ini resmi meluncurkan buku pertamanya yang berjudul Dunia Di Atas Roda. Momen itu berlangsung di hadapan peserta pembukaan Melekat—sebutan khusus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)—di SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik.

Bagi saya, peluncuran buku tersebut bukan sekadar perkenalan sebuah karya. Lebih dari itu, momen ini menjadi bukti bahwa tekad dan semangat mampu melampaui berbagai keterbatasan.

Kebahagiaan itu terasa semakin lengkap karena peluncuran buku tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Arif Jamali Muis, M.Pd.

Buku Dunia Di Atas Roda menjadi jendela yang memperlihatkan dunia Zayyan yang begitu unik dan mengagumkan.

Di dalamnya terdapat berbagai gambar hasil karya Zayyan sendiri yang menggambarkan mobil dan truk-truk besar dengan detail yang luar biasa untuk anak seusianya. Setiap garis yang digoreskannya menunjukkan ketekunan sekaligus kecintaan yang mendalam terhadap kendaraan.

Dari karya-karya tersebut, saya memahami bahwa ketertarikan Zayyan bukan sekadar hobi. Ia memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang bagaimana kendaraan-kendaraan besar itu dirancang dan dibuat.

Melihat Zayyan menerima tepuk tangan meriah hari ini membuat ingatan saya kembali pada rutinitas sederhana di sekolah.

Setiap pagi, wajah cerianya selalu menyapa saya dengan kalimat yang sangat khas.

“Ustazah Vita, ya?”

SMPM 5 Pucang SBY

Sapaan sederhana itu selalu menghadirkan semangat baru dalam diri saya. Zayyan adalah anak hebat yang selalu mengingat nama saya. Di saat banyak orang sering tertukar, ia justru mampu membedakan saya dengan Ustazah Tari, saudara kembar saya.

Bagi orang lain mungkin itu hal biasa. Namun bagi saya, sapaan itu selalu menjadi penyemangat untuk memulai hari bersama anak-anak di sekolah.

Saat melihat Zayyan berdiri di depan panggung hari ini, saya hanya mampu berbisik dalam hati.

Ini panggungmu, Nak. Dunia sedang melihat betapa luas dan indahnya duniamu yang kamu tuangkan melalui gambar-gambar itu.

Hari ini, Zayyan tidak hanya mempersembahkan sebuah buku. Ia juga mengajarkan banyak hal kepada saya tentang ketulusan, perjuangan, keberanian, dan penerimaan.

Terima kasih, Zayyan. Kamu telah membuktikan bahwa setiap anak memiliki cara istimewa untuk berkarya dan menginspirasi.

Selamat atas peluncuran buku Dunia Di Atas Roda. Ustazah Vita sangat, sangat bangga kepadamu.

Teruslah berkarya dan menginspirasi dunia. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu