Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Aksi BikersMu Malang di Ambang Pintu Idulfitri

Iklan Landscape Smamda
Aksi BikersMu Malang di Ambang Pintu Idulfitri
pwmu.co -

Gema takbir memang belum berkumandang, namun atmosfer Idulfitri 1447 Hijriah sudah terasa kental di sudut-sudut Kabupaten Malang.

Di tengah hangatnya diskusi masyarakat mengenai perbedaan awal Ramadan tahun ini—di mana sebagian memulai pada hari Jumat dan sebagian lainnya pada hari Sabtu—komunitas BikersMu memilih untuk menjembatani perbedaan tersebut dengan satu bahasa universal: kemanusiaan.

Tepat pada Ahad, 15 Maret 2026, yang bertepatan dengan fase krusial sepuluh malam terakhir Ramadan, BikersMu Chapter Kabupaten Malang menggelar aksi filantropi bertajuk “BikersMu Berbagi.”

Momentum ini dipilih secara sengaja, mengingat tanggal 15 Maret jatuh di penghujung bulan suci, hanya menghitung hari sebelum umat Islam merayakan kemenangan Idulfitri.

Takjil di Garis Depan Sengkaling

Aksi dimulai sesaat setelah azan Ashar berkumandang di Masjid At-Taqwa Sengkaling, Dau.

Puluhan pengendara motor dengan atribut khas Muhammadiyah tampak memadati bahu jalan, namun bukan untuk konvoi gagah-gagahan.

Dengan senyum ramah, para bikers ini membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan yang tengah bergegas pulang.

Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas, aksi ini menjadi pengingat bahwa meski terdapat dua perhitungan dalam memulai puasa, semangat untuk meraih keberkahan malam ganjil adalah satu tujuan yang sama.

“Kami ingin memastikan bahwa siapapun, tanpa memandang kapan mereka mulai berpuasa, dapat merasakan manisnya berbagi di saat-saat terakhir Ramadan ini,” ujar salah satu relawan di lokasi.

Sentuhan Hangat di Riverside

Usai membasahi dahaga para musafir di jalanan, rombongan bergerak menuju Bricks Coffee & Eatery.

Lokasi ini dipilih sebagai titik temu yang hangat untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak dari Panti Asuhan Riverside, Dau.

Di sini, BikersMu menyalurkan lebih dari 50 paket sembako dan santunan tunai.

Kegiatan ini mendapat apresiasi mendalam dari Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dau, Sukma Jaya.

Beliau menekankan bahwa kehadiran komunitas hobi seperti BikersMu membawa warna baru dalam dakwah kultural.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Panti asuhan di wilayah Dau sangat terbuka bagi komunitas ini. Anak-anak panti membutuhkan lebih dari sekadar materi; mereka membutuhkan ‘sentuhan’ persaudaraan dan perhatian nyata bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar kita,” tutur Sukma Jaya dalam sambutannya.

Refleksi Menuju Kemenangan

Menjelang detik-detik berbuka puasa, suasana berubah menjadi reflektif saat Insan Muhtadawan menyampaikan tausiyah Ramadan.

Di hadapan para anggota komunitas dan anak-anak yatim, beliau mengulas tentang kriteria penghuni surga dan neraka, menekankan bahwa kepedulian sosial adalah salah satu tiket utama menuju rida Allah SWT.

Tausiyah ini menjadi sangat relevan mengingat umat Islam saat ini tengah berada di “garis finis” Ramadan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan nilainya.

Ketua BikersMu Chapter Kabupaten Malang, Khilmi Arif, menjelaskan bahwa kelancaran acara ini tidak lepas dari kolaborasi solid antara anggota komunitas, Lazismu, serta para simpatisan.

Ia menegaskan bahwa identitas bikers yang sering dianggap garang di jalanan, bertransformasi menjadi pelayan masyarakat di bulan suci.

“Ratusan paket takjil dan paket sembako ini adalah wujud syukur kami. Kami ingin menutup Ramadan tahun ini dengan catatan amal yang baik, terlepas dari dinamika perbedaan penanggalan yang ada di masyarakat,” tegas Khilmi.

Menutup Ramadan dengan Ukhuwah

Acara diakhiri dengan buka puasa bersama yang penuh keakraban.

Di satu meja, para pria berjaket motor duduk berdampingan dengan anak-anak panti, berbagi tawa dan hidangan yang sama.

Pemandangan ini seolah menegaskan pesan dalam ilustrasi “Awal Ramadan Tidak Sama”: bahwa meski metode perhitungan (hisab dan rukyat) berbeda, iman dan rasa kemanusiaan tetaplah satu.

Melalui aksi tanggal 15 Maret ini, BikersMu Malang telah menunjukkan bahwa esensi Ramadan sesungguhnya adalah tentang seberapa besar dampak yang bisa kita berikan kepada sesama sebelum fajar Idulfitri menyingsing.

Kemenangan sejati bukan hanya tentang baju baru, melainkan tentang hati yang baru dan lebih peduli.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡