Sebanyak 72 siswa SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik mengikuti kegiatan Aktivitas Luar Sekolah (ALS) di tengah sejuknya alam Coban Talun, Batu, Malang, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bebas perundungan (bullying) melalui penguatan ikatan personal dan peningkatan keterampilan sosial antarsiswa.
Bukan sekadar rekreasi, kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan Spemutu dalam peningkatan mutu pendidikan yang selaras dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Rombongan Spemutu berangkat dari Gresik pukul 06.00 WIB menggunakan dua bus dan tiba di Coban Talun pukul 09.30 WIB dengan penuh semangat.
Penanggung jawab kegiatan, Hefa Yustisia Fanani, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ALS kelas VIII tahun 2025 ini.
“Alhamdulillah kegiatan ALS berjalan lancar. Kami berharap melalui kegiatan ini siswa Spemutu tumbuh menjadi pribadi berakhlakul karimah, saling mencintai sesama teman, dan unggul dalam prestasi,” ujarnya kepada kontributor PWMU.CO.
Salah satu peserta, Muhammad Hafiz Arfa Abrisam dari kelas VIII A, menyampaikan rasa gembiranya mengikuti kegiatan ini. Selain belajar membuat teks eksposisi, ia bersama teman-temannya juga berkolaborasi menyelesaikan misi dan tantangan kelompok.
“Senang sekali bisa belajar membuat teks laporan kegiatan di luar kelas. Cuacanya cerah dan sejuk, kami diajarkan saling menghargai satu sama lain, bukan hanya sebagai teman sekelas, tapi sebagai individu dengan keunikan masing-masing,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Kayla Shadiq Kamirah dari kelas VIII C. Menurutnya, suasana alam yang sejuk menambah semangat dalam beraktivitas.
“Materi yang diberikan menuntut kami untuk bekerja sama dan berkolaborasi efektif. Semoga sekembalinya ke sekolah, kami menjadi lebih kompak dan pribadi yang lebih unggul,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional antar siswa, menumbuhkan empati, serta membentuk iklim belajar yang aman, nyaman, dan suportif, di mana setiap siswa merasa dihargai dan diakui.





0 Tanggapan
Empty Comments