Bedjo Education Festival and Olympiad (BEFO) yang untuk pertama kalinya digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang pada Sabtu (15/11/2025) berlangsung sukses dan mendapat banyak apresiasi.
Pujian mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Kementerian Agama Kota Malang, hingga jajaran PDM Kota Malang.
Kegiatan yang digelar di kompleks Perguruan Muhammadiyah Tlogomas, Malang ini menjadi momentum penting bagi peningkatan mutu serta atmosfer kompetisi pendidikan Muhammadiyah di Kota Malang.
Menariknya, ajang ini mengusung nama salah satu tokoh pendidikan Muhammadiyah Kota Malang, Kiai Bedjo Darmo Leksono, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kiprahnya.
Pada tahun pertama penyelenggaraannya, BEFO menghadirkan sembilan cabang lomba, yakni Branding Sekolah, Inovasi Pembelajaran Digital, Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, Story Telling, News Anchor, Olimpiade IPA dan Matematika, Tahfidz, serta beberapa cabang kompetisi lainnya.
Ajang ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri atas 106 siswa SD/MI, 79 siswa SMP/MTs, dan 48 siswa SMA/MA/SMK.
Sejak pagi, suasana kompetisi berlangsung semarak. Para peserta menampilkan kreativitas, keterampilan komunikasi, kemampuan akademik, serta inovasi terbaik yang mereka miliki.
Pada sesi penutupan, panitia mengumumkan tiga sekolah sebagai juara umum. Untuk tingkat SD/MI, gelar juara umum diraih MI Muhammadiyah Manarul Islam (MIM Manis). Pada jenjang SMP/MTs, juara umum diraih SMP Muhammadiyah 2 Inovasi sedangkan tingkat SMA/MA/SMK dimenangkan MA Muhammadiyah 1 Kota Malang.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Malang, Zainullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya BEFO.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu acara ini, baik secara moril, pemikiran, maupun tenaga. Terima kasih pula kepada mitra, kolega, dan sponsor yang mendukung penuh terselenggaranya BEFO,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Malang, Abdul Haris, berharap BEFO dapat berkembang lebih besar pada penyelenggaraan berikutnya.
“InsyaAllah tahun depan BEFO tidak hanya diikuti oleh sekolah-sekolah di Kota Malang, tetapi juga seluruh Malang Raya. Kami berharap kegiatan ini menjadi panggung prestasi dan inovasi pendidikan Muhammadiyah,” ungkapnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta, kreativitas sekolah, serta pelaksanaan yang tertib, BEFO diyakini akan menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh seluruh insan pendidikan Muhammadiyah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments