Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Iran Tegas Tolak Negosiasi Langsung dengan AS, Ajukan Syarat Ketat Akhiri Konflik

Iklan Landscape Smamda
Iran Tegas Tolak Negosiasi Langsung dengan AS, Ajukan Syarat Ketat Akhiri Konflik
Pengunjuk rasa membawa gambar Donald Trump dan Benjamen Netanyahu sebagai bentuk protes. Foto: CNBC
pwmu.co -

Pemerintah Iran menegaskan belum memiliki rencana untuk melakukan perundingan langsung dengan Amerika Serikat (AS), meskipun proposal dari Washington terkait penghentian konflik saat ini masih dikaji oleh otoritas tertinggi di Teheran.

Dilansir dari CNBC Indonesia pada Kamis (26/3/2026), Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menekankan bahwa komunikasi yang berlangsung melalui pihak ketiga tidak bisa dianggap sebagai bentuk negosiasi resmi antara kedua negara.

“Pertukaran pesan melalui mediator tidak berarti negosiasi langsung dengan Amerika Serikat,” ujarnya.

Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran cenderung menolak tawaran gencatan senjata dari AS. Bahkan, Iran disebut telah menyiapkan sejumlah syarat sebagai dasar untuk mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.

Laporan Press TV yang mengutip pejabat senior menyebutkan adanya lima poin tawaran balasan dari Iran. Salah satu tuntutan utama adalah keinginan untuk menguasai penuh Selat Hormuz, yang dikenal sebagai jalur distribusi minyak paling vital secara global.

“Kedaulatan atas Selat Hormuz menjadi bagian penting dari kepentingan strategis kami,” demikian kutipan sumber tersebut.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump sempat mengusulkan skema pengelolaan bersama Selat Hormuz antara AS dan Iran. Namun, tuntutan kedaulatan penuh dari pihak Iran dinilai sulit diterima oleh Washington.

Selain isu wilayah, Iran juga mengajukan tuntutan kompensasi atas kerugian akibat perang. Secara keseluruhan, syarat tersebut mencakup penghentian total serangan, jaminan konflik tidak terulang, kejelasan ganti rugi, penghentian perang di semua front, serta pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

SMPM 5 Pucang SBY

Di sisi lain, Kantor Berita Fars melaporkan adanya peningkatan upaya dari AS untuk mendorong gencatan senjata sekaligus membuka jalur komunikasi tidak langsung. Namun, Iran tetap menolak pendekatan tersebut.

“Iran tidak menerima gencatan senjata dengan pihak yang melanggar perjanjian,” kata sumber yang dikutip.

Iran juga menegaskan bahwa mereka akan tetap fokus mencapai tujuan strategis sebelum membuka peluang penghentian konflik.

“Kami akan mempertimbangkan langkah selanjutnya setelah tujuan utama tercapai,” ujar sumber tersebut.

Sementara itu, laporan Associated Press yang menyebut Iran telah menerima proposal perdamaian 15 poin dari Trump dibantah oleh Teheran. Pemerintah Iran kembali menegaskan bahwa hingga kini tidak ada proses negosiasi langsung yang berlangsung dengan Amerika Serikat. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 26/03/2026 22:23
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 26/03/2026 21:45
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡