Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik, Musyrifah SAg, melakukan pemeriksaan akhir atau last check terhadap persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) PAUD Unggulan Aisyiyah Jawa Timur 2026, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lembaga yang direkomendasikan sebagai calon PAUD Unggulan Aisyiyah Jawa Timur dari Kabupaten Gresik, yakni TK Aisyiyah 40 PPS Manyar dan TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas.
Musyrifah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Nomor 98/PWA/A/V/2026 tentang pelaksanaan kunjungan Monitoring dan Evaluasi PAUD Unggulan Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Timur.
“Kegiatan kunjungan monev ini merupakan program Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Timur dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Aisyiyah,” ujarnya.
Menurutnya, program PAUD Unggulan yang dikembangkan PWA Jawa Timur bertujuan menghadirkan satuan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.
Karena itu, kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi capaian program, mengukur kesesuaian implementasi dengan standar yang ditetapkan, sekaligus memberikan pembinaan serta rekomendasi perbaikan bagi lembaga pendidikan.
Musyrifah menuturkan bahwa proses monev dilaksanakan di seluruh PAUD unggulan yang ditunjuk oleh 38 PDA se-Jawa Timur sesuai jadwal yang telah ditentukan selama Mei hingga Juni 2026. Untuk Kabupaten Gresik, pelaksanaan monev dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa penunjukan dua lembaga tersebut didasarkan pada hasil penilaian dan kunjungan yang telah dilakukan sebelumnya oleh Majelis PAUD Dasmen PDA Gresik.
“Dari beberapa sekolah yang kami kunjungi dan lakukan penilaian berdasarkan indikator PAUD unggulan, akhirnya diputuskan bahwa TK Aisyiyah 40 PPS Manyar dan TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas memenuhi syarat sebagai calon PAUD Unggulan Jawa Timur tahun 2026,” jelasnya.
Musyrifah mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi monev telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu setelah adanya instruksi penjaringan PAUD unggulan dari masing-masing daerah di Jawa Timur.
Selama proses tersebut, Majelis PAUD Dasmen PDA Gresik melakukan pendampingan secara intensif melalui komunikasi daring maupun luring dengan kedua lembaga yang ditunjuk.
Instrumen penilaian yang telah dibagikan oleh Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Timur dipelajari secara detail bersama pihak sekolah untuk memastikan seluruh indikator dapat dipenuhi dengan baik.
“Mulai dari instrumen sarana prasarana, kelembagaan, pembelajaran, kemitraan, hingga kepemimpinan kepala sekolah kami pelajari dan evaluasi bersama,” katanya.
Ia menambahkan, kedua lembaga juga terus melakukan berbagai pembenahan, termasuk melengkapi sarana yang belum tersedia agar sesuai dengan standar PAUD unggulan yang ditetapkan.
Menurutnya, proses ini menjadi bagian dari upaya penjaminan mutu sekaligus peningkatan standar penyelenggaraan PAUD Aisyiyah di Kabupaten Gresik.
“Pada hari ini saya memastikan seluruh instrumen sudah terpenuhi, sarana dan prasarana siap digunakan, lingkungan sekolah bersih, aman, nyaman, serta seluruh ruang dalam kondisi siap untuk dilakukan monitoring dan evaluasi,” ungkapnya.
Musyrifah berharap pelaksanaan monev dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik bagi kedua lembaga yang mewakili Kabupaten Gresik.
“Semoga seluruh proses berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil sesuai harapan sehingga mampu menghadirkan PAUD Aisyiyah Gresik yang unggul, inklusif, dan berkemajuan di Jawa Timur,” tegasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments