Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 22 UMG Ajak Ibu-Ibu PKK Desa Sukoanyar Berkreasi dengan Ecoprint

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 22 UMG Ajak Ibu-Ibu PKK Desa Sukoanyar Berkreasi dengan Ecoprint
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 22 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengajak ibu-ibu PKK Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, berkreasi melalui pelatihan ecoprint, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut memperkenalkan teknik ecoprint dengan metode pukul atau pounding. Teknik ini dilakukan dengan mencetak motif daun dan bunga pada kain menggunakan palu sehingga pigmen alami dari tumbuhan menempel dan membentuk corak di permukaan kain.

Pelatihan tersebut digagas oleh empat mahasiswi yang tergabung dalam KKN Tematik Kelompok 22 di Desa Sukoanyar. Mereka mendampingi ibu-ibu PKK untuk mempraktikkan teknik ecoprint sebagai salah satu kegiatan yang dinilai sesuai dengan potensi alam desa.

Desa Sukoanyar memiliki beragam tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami dalam pembuatan ecoprint. Teknik tersebut juga relatif mudah dipraktikkan oleh ibu-ibu rumah tangga karena tidak membutuhkan peralatan yang mahal.

Dalam kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK mendapatkan pendampingan mulai dari memilih daun yang memiliki warna dan bentuk terbaik, menata daun di atas kain, hingga melakukan proses pemukulan dengan teknik yang tepat agar motif dapat tercetak secara optimal.

Beragam motif dan susunan daun yang digunakan peserta menghasilkan corak yang berbeda pada setiap totebag. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari kreativitas masing-masing peserta dalam mengeksplorasi teknik ecoprint.

Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat sejak awal kegiatan. Mereka aktif bertanya dan mencoba secara langsung teknik pounding pada kain totebag yang telah disiapkan.

SMPM 5 Pucang SBY

Pendampingan mahasiswa KKN memberikan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal lebih jauh potensi bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi keterampilan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan potensi lokal menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

Salah seorang ibu PKK mengaku senang memperoleh ilmu baru yang sederhana tetapi bermanfaat. Ia berharap keterampilan ecoprint tersebut dapat terus dikembangkan hingga menjadi usaha rumahan yang mampu menambah penghasilan keluarga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 22 UMG berharap keterampilan ecoprint dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan oleh ibu-ibu PKK Desa Sukoanyar. Selain menjadi aktivitas kreatif, ecoprint berpotensi menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lingkungan sekitar.

Revisi Oleh:
  • Satria - 10/08/2026 15:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu