Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03 Latih Warga Pelangwot Membuat Pukis untuk Peluang Usaha

Iklan Landscape Smamda
KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03 Latih Warga Pelangwot Membuat Pukis untuk Peluang Usaha
KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03 Gelar Pelatihan Pembuatan Pukis, Dorong Peluang Usaha UMKM (Anis Miranda/Atika Suri Idris/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Muhammadiyah Kelompok 03 Desa Pelangwot memberikan pelatihan pembuatan pukis kepada kader, anggota Fatayat, Nasyiatul Aisyiyah (NA), dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Desa Pelangwot, Selasa (11/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan mengolah makanan sederhana yang dapat diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Peserta mengikuti rangkaian pelatihan mulai dari pengenalan bahan, pembuatan adonan, hingga proses memasak pukis menggunakan cetakan.

Perkuat Silaturahmi dan Keterampilan Warga

Kegiatan diawali dengan sambutan Mashito Rahmania, perwakilan mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03. Ia mengatakan pelatihan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan.

“Dengan adanya program kerja kedua ini, kita dapat menjalin silaturahmi serta belajar dan berbagi pengalaman bersama,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan Kepala Desa Pelangwot. Ia menyambut baik kegiatan mahasiswa KKN yang dinilai dapat memberikan tambahan wawasan kepada masyarakat, terutama dalam melihat berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan di lingkungan desa.

“Dengan kedatangan KKN, diharapkan dapat mempererat ikatan kemasyarakatan serta menambah variasi peluang usaha bagi UMKM,” tuturnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik pembuatan pukis yang dipandu Syaifud Mutathohirin, mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03.

Peserta mengikuti praktik secara langsung. Mereka belajar menyiapkan bahan, mengolah adonan, hingga menuangkan adonan ke dalam cetakan dan memasaknya hingga menjadi pukis siap disajikan.

SMPM 5 Pucang SBY

Bahan yang digunakan dalam praktik antara lain tepung, gula, minyak, telur, dan bubuk cokelat. Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman membuat produk makanan yang relatif sederhana dan dapat dikembangkan untuk kebutuhan rumah tangga ataupun kegiatan usaha.

Peserta Antusias Ikuti Praktik

Peserta yang terdiri atas kader, anggota Fatayat, NA, dan pelaku UMKM tampak antusias mengikuti setiap tahapan. Interaksi berlangsung melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antara peserta dan mahasiswa selama proses pembuatan pukis.

Bagi peserta, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan baru dalam mengolah makanan, tetapi juga membuka wawasan mengenai potensi produk rumahan yang dapat dikembangkan menjadi salah satu alternatif usaha.

Mahasiswa KKN juga memberikan ruang kepada peserta untuk berdiskusi mengenai proses pembuatan dan pengolahan produk. Dengan demikian, peserta dapat memahami tahapan produksi secara langsung, bukan hanya melalui penyampaian materi.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03 dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan praktis yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui keterampilan yang diperoleh, peserta dapat memanfaatkan pengalaman membuat pukis untuk kebutuhan keluarga maupun mengembangkan produk tersebut sebagai usaha rumahan. Pengembangan selanjutnya dapat disesuaikan dengan kreativitas, variasi produk, dan kebutuhan konsumen di lingkungan sekitar.

Mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Kelompok 03 berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Pelangwot untuk terus mengembangkan keterampilan dan potensi ekonomi lokal. Selain meningkatkan kemampuan peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 13/08/2026 22:25
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu