Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu Bahas Isu Tambang dan MBG

Iklan Landscape Smamda
Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu Bahas Isu Tambang dan MBG
pwmu.co -

Sejumlah isu yang menjadi perhatian publik akan dibawa ke Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu, Sulawesi Tengah. Di antaranya isu pertambangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan, Tanwir menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus membahas persoalan aktual yang membutuhkan perhatian bersama.

Hal itu disampaikan Agung dalam Lensamu Podcast, Ahad (20/9/2026).

“Hal-hal yang sensitif, yang menjadi perhatian publik, itu juga perlu kita laporkan. Misalnya tentang tambang, kemudian MBG, dan lain sebagainya,” ujar Agung.

Menurutnya, pembahasan isu-isu tersebut merupakan bagian dari fungsi Tanwir sebagai forum evaluasi dan konsolidasi organisasi. Pimpinan Muhammadiyah dari berbagai tingkatan akan menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan program maupun persoalan yang berkembang selama periode kepemimpinan.

“Di Tanwir itu kita melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi, melakukan konsolidasi, kemudian membuat kebijakan-kebijakan yang diperlukan,” jelasnya.

Menuju Muktamar Muhammadiyah 2027

Agung menjelaskan, Tanwir memiliki posisi penting dalam struktur permusyawaratan Muhammadiyah. Muktamar dilaksanakan setiap lima tahun, sedangkan Tanwir digelar sekurang-kurangnya tiga kali dalam satu periode.

Karena itu, Tanwir menjadi ruang untuk membaca perkembangan organisasi sekaligus menyiapkan agenda Muhammadiyah menuju Muktamar berikutnya.

Tanwir Palu akan menjadi salah satu tahapan penting menuju Muktamar Muhammadiyah yang dijadwalkan berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada November 2027.

Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, Muhammadiyah akan membahas berbagai kebutuhan organisasi untuk menghadapi periode berikutnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Salah satu agenda besarnya adalah penyusunan program jangka panjang Muhammadiyah 2027–2047. Program jangka panjang sebelumnya berlaku untuk periode 2005–2025 dan telah diperpanjang hingga 2027.

Menurut Agung, penyusunan arah jangka panjang Muhammadiyah membutuhkan pembahasan serius serta masukan yang luas. Program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan Muhammadiyah sekaligus persoalan bangsa Indonesia.

Isu Aktual dan Arah Organisasi

Dalam konteks itu, pembahasan isu tambang dan MBG di Tanwir tidak berdiri sendiri. Kedua isu tersebut menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah membaca persoalan aktual yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun, Agung belum merinci bentuk keputusan atau sikap yang akan diambil Muhammadiyah terkait kedua isu tersebut.

Tanwir Muhammadiyah akan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada November 2026. Pemilihan Palu, menurut Agung, juga dimaksudkan untuk memberi perhatian kepada daerah di luar pusat-pusat besar.

Forum tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan kepada masyarakat Palu yang masih menjalani proses pemulihan setelah bencana gempa, likuefaksi, dan tsunami pada 2018.

Dengan demikian, Tanwir Palu tidak hanya menjadi forum evaluasi internal. Forum ini juga akan mempertemukan evaluasi perjalanan organisasi, pembacaan terhadap persoalan aktual, dan persiapan arah Muhammadiyah menuju Muktamar 2027. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 22/09/2026 14:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu