SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan lomba antarkelas yang dirancang untuk mengasah keterampilan nonteknis (soft skills) murid.
Rangkaian kegiatan berlangsung di Kampus 1 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 34 Kepanjen, Kamis–Senin (13–17/8/2026). Kegiatan diikuti seluruh murid, guru, dan karyawan dengan agenda berupa lomba antarkelas, lomba antarguru dan karyawan, jalan sehat, serta upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Kegiatan pembuka pada Kamis (13/8/2026) diisi perlombaan antarkelas yang melibatkan 56 rombongan belajar dari kelas X, XI, dan XII berbagai konsentrasi keahlian. Perlombaan dipusatkan di lapangan olahraga Kampus 1.
Empat jenis permainan disiapkan untuk menguji kekompakan dan keterampilan murid, yakni tarik tambang, pancing kerupuk, kardus persatuan, dan baris tanpa arah. Antusiasme terlihat sejak pagi melalui sorak-sorai masing-masing kelas yang mengikuti perlombaan dalam suasana meriah dan sportif.
Lomba Dirancang untuk Melatih Karakter
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., mengatakan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya dirancang sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, perlombaan juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai perjuangan, gotong royong, dan pantang menyerah kepada murid.
“Peringatan kemerdekaan ini menjadi momen penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, gotong royong, dan pantang menyerah kepada seluruh peserta didik. Perlombaan yang kita adakan—mulai dari tarik tambang hingga baris tanpa arah—memiliki filosofi yang erat kaitannya dengan tugas mereka sebagai pelajar,” ujar Moch. Arief.
Ia menjelaskan, keterampilan yang dilatih melalui permainan tersebut memiliki kaitan dengan kegiatan belajar maupun praktik kejuruan yang dijalani murid di sekolah.
“Di kelas dan bengkel praktik, mereka dituntut untuk fokus, disiplin mematuhi aturan, serta mampu bekerja sama dalam tim. Melalui perlombaan ini, kami ingin mengasah soft skills tersebut dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap semangat kebersamaan lintas jurusan ini terus terjaga, tidak hanya saat lomba, tetapi juga dalam menuntut ilmu dan mengukir prestasi untuk bangsa,” tuturnya.
Empat Lomba, Empat Keterampilan
Lomba tarik tambang, misalnya, diarahkan untuk melatih kemampuan bekerja sama. Setiap anggota tim harus memberikan kontribusi agar kelompok dapat mencapai tujuan bersama. Nilai tersebut dinilai relevan dengan kegiatan belajar murid yang tidak hanya dilakukan secara individu, tetapi juga melalui tugas kelompok dan proyek.
Sementara itu, lomba pancing kerupuk mengasah fokus, ketelitian, dan kesabaran. Murid dituntut berkonsentrasi agar dapat menyelesaikan tantangan dengan tepat. Keterampilan tersebut juga dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran maupun praktik kejuruan yang membutuhkan kecermatan.
Lomba kardus persatuan menjadi sarana untuk melatih kemampuan beradaptasi dan memecahkan masalah. Murid harus berpikir kreatif, bekerja sama, dan menentukan strategi ketika menghadapi keterbatasan selama permainan.
Adapun baris tanpa arah mengajarkan pentingnya mendengarkan instruksi, menjaga kedisiplinan, dan membangun kepercayaan antarteman. Murid dituntut mampu mengikuti arahan dan menyelaraskan langkah dengan anggota kelompok agar dapat menyelesaikan permainan.
Melalui pendekatan tersebut, perlombaan tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang. Setiap permainan menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman kepada murid mengenai pentingnya keterampilan yang akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi murid SMK, keterampilan tersebut juga menjadi bekal dalam menghadapi lingkungan kerja. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, disiplin, berkonsentrasi, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah menjadi bagian penting selain penguasaan kompetensi sesuai bidang keahlian.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen akan berlanjut dengan berbagai kegiatan hingga Senin (17/8/2026). Melalui seluruh rangkaian tersebut, sekolah tidak hanya mengajak warga sekolah merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadikannya momentum untuk memperkuat kebersamaan dan karakter murid.
Dengan demikian, semarak kemerdekaan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menjadi ruang bagi murid untuk belajar melalui pengalaman. Nilai kerja sama, kedisiplinan, fokus, kemampuan beradaptasi, dan pemecahan masalah diharapkan menjadi bekal mereka selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments