Secara legal-formal, Muhammadiyah lahir pada 18 November 1912 sesuai dengan status badan hukumnya. Namun, pernyataan publik lahirnya Muhammadiyah dilakukan sebulan berikutnya. Dalam acara singkat 3 jam, Muhammadiyah dideklarasikan di depan umum pada 28 Desember 1912.
Catatan tentang deklarasi Muhammadiyah di hadapan publik ini dicatat oleh KH M. Syuja’, murid langsung KH Ahmad Dahlan. Deklarasi ini diselenggarakan pada malam hari, bukan pagi layaknya acara formal.
“Pada hari Sabtu malam Minggu terakhir dalam bulan Desember 1912 M, Muhammadiyah mengadakan rapat undangan terbuka untuk memproklamirkan berdirinya Persyarikatan Muhammadiyah,” tulis Sjuja’.
Dari penelusuran PWMU.CO, hari Ahad terakhir di bulan Desember 1912 adalah tanggal 29. Karena acara itu diselenggarakan pada Sabtu malam Ahad, dipastikan jika deklarasi itu diselenggarakan pada Sabtu malam, 28 Desember 1912. Acara tepat dimulai pukul 8.30 malam atau 20.30 WIB.
Berdasarkan keterangan Syuja’, acara deklarasi itu bertempat di Gedung Loodge Gebouw Malioboro. Gedung ini sekarang berlokasi di Jl. Malioboro No 54, yang menjadi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebelumnya, panitia deklarasi telah menyebar undangan ke berbagai pihak untuk hadir. Tercatat setidaknya 150 orang yang di-list sebagai tamu dalam acara bersejarah tersebut. Sayangnya, undangan yang datang tidak sampai separohnya. “Tetapi, yang hadir lebih kurang 60–70, termasuk yang tidak diundang.”
“Maklumlah memang kesadaran rakyat pada masa itu belum merata, bahkan masih nyenyak pada tidurnya,” lanjut Syuja’ tentang jumlah tamu yang hadir. Namun, kehadiran yang minim ini juga sangat dimaklumi mengingat Desember merupakan musim hujan.
Tepat pada pukul 21.30 WIB, acara deklarasi ini dimulai. Rapat dipimpin langsung oleh KH Ahmad Dahlan sebagai Ketua sidang. Usai Kiai Dahlan membuka acara, dilanjutkan dengan pembacaan surat izin dan dan anggaran dasar Muhammadiyah. Dilanjutkan dengan doa, kemudian Kiai Dahlan menutup acara.
“Dok, suara hamer memukul meja pimpinan tanda bubar. Pada jam 11.30,” begitu suasana deklarasi Muhammadiyah resmi bubar.
Jam 11.30 malam ini jika dikonversikan ke WIB, adalah pukul 23.30 WIB. Praktis, deklarasi Muhammadiyah usai mendapat izin pendirian itu adalah 3 jam. Dimulai tepat pukul 20.30 WIB, dan selesai pada 23.30 WIB.





0 Tanggapan
Empty Comments