Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dendam Sakit Hati Nan Terpendam

Iklan Landscape Smamda
Dendam Sakit Hati Nan Terpendam
Dendam manusia pada sesamanya benar-benar dipengaruhi oleh qalbu yang sakit. Hatinya sakit selain karena kesalahannya sendiri, juga akibat adanya godaan setan yang membuat manusia mudah was-was dan sempit dadanya. (Muhsin MK/PWMU.CO).

Oleh: Muhsin MK

Dalam pergaulan hidup manusia senantiasa ada dinamika berkaitan interaksi sosial. Baik dalam hubungan antar individu maupun antar kelompok.

Di antara dinamika yang kerap muncul dalam interaksi aksi itu ialah saling sayang menyayangi. Ada pula sebaliknya bermusuh-musuhan dan saling dendam-mendendam.

Dendam dalam kamus besar Bahasa Indonesia ialah berkeinginan keras untuk membalas (kejahatan dan sebagainya). Balas dendam yakni perbuatan membalas perbuatan orang lain karena sakit hati atau dengki.

Dendam dilarang dalam Islam karena merusak iman (QS .Al Hasyr: 10) dan memutus hubungan sesama manusia di dunia. (QS. Al Hijr:47).

Dendam Setan pada Manusia

Dendam salah satu penyakit qalbu manusia yang sudah ada sejak manusia diciptakan. Bagaimana dendamnya setan kepada manusia karena dirinya telah diusir oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari surga dan tidak bisa kembali selama-lamanya. Dia tempat kembalinya adalah neraka jahanam. (QS. Al Hijr:10).

Background setan dendam pada manusia adalah sebab ulah perbuatannya sendiri. Karena Allah memerintahkan agar dia sujud pada manusia sebagai Khalifah di bumi. (QS. Al Baqarah: 34).

Namun karena kesombongan dan tidak taat pada perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala itulah yang menyebabkan mereka dihukum terkutuk hingga hari kiamat. (QS. Al Hijr:34-35).

Namun karena setan tidak punya hati seperti manusia, dendamnya bukan karena sakit hati. Dendamnya karena kesombongannya sendiri. (QS. Al Baqarah:34).

SMPM 5 Pucang SBY

Selain itu, sombongnya juga bukan karena dorongan hati. Tapi karena asal muasal kejadiannya dari api, (QS. Al ‘Araf:12) sedang manusia dari tanah lumpur hitam. Menganggap dirinya lebih tinggi dari manusia. (QS. Al Hijr:33).

Dendam manusia pada sesamanya benar-benar dipengaruhi oleh qalbu yang sakit. Hatinya sakit selain karena kesalahannya sendiri, juga akibat adanya godaan setan yang membuat manusia mudah was-was dan sempit dadanya. (QS. An- Naas:4-6). Godaan setan ini yang membuat manusia itu semakin bertambah penyakit hatinya.

Karena dendamnya setan pada manusia telah berusaha terus-menerus menggoda setiap orang untuk menyesatkan, mengikuti kehendaknya, agar menjadi pengikut dan penyembahnya. (QS. An Nisa:118, Al Hijr:39, Al Baqarah:257). Bagi manusia manusia yang ingin menyalurkan rasa dendamnya pada orang lain dapat berkolaborasi dengan setan. (QS. Al Falaq:4-5).

Sebab dan Dampak Dendam

Apa yang dilakukan oleh Hindun binti Utbah dalam usaha menyalurkan dendamnya pada Hamzah bin Abdul Muthalib?

Karena kolaborasi dan dorongan dari setan dalam hatinya membuat dia membayar Wahsyi bin Harb, seorang budak, untuk membunuh Hamzah, paman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam tersebut. (Al manhaj. or.id).

Selain peran setan yang mendorong manusia, dendam pada sesama juga ada sebab lain yang mempengaruhinya. Sebab-sebab ini juga besar pengaruhnya pada hati manusia sehingga dirinya sedemikian dendam kesumat pada sesamanya.

Sebagaimana dendamnya Hindun kepada umat Hamzah. Beberapa sebab diantaranya sebagai berikut:

  1. Karena keluarga dekat dibunuh. Sebagaimana Hindun saat masih jahiliah yang begitu dendam hingga terpendam dalam qalbunya. Ternyata karena ingin membalaskan kematian ayah (Utbah bin Rabiah), paman (Syaibah bin Rabiah), dan saudaranya (Al-Walid bin Utbah). Mereka semua tewas di tangan Hamzah dalam Perang Badar. Peristiwa itulah, yang membuat istri Abu Sufyan, memendam dendamnya kepada Hamzah. Beliau yang telah membunuh ayah dan kerabatnya tersebut. Saking besar dendamnya, Hindun telah melakukan perbuatan biadab. Wahsyi berhasil membunuh Hamzah Radhiyallahu ‘anhu dalam perang Uhud hingga syahid (QS, Ali Imran: 167, Al Baqarah:154). Lalu Hindun dengan sadis dan kejam memutilasi jenazah, merobek dada dan mengambil hati Hamzah untuk dikunyah dan di telannya, tapi tidak berhasil. (Muslimah,orang.id).
Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 01/06/2026 22:48
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu