Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Pengajian Ahad Pagi Smamda Surabaya Dihadiri 400 Jamaah, Bahas Makna Sosial Kurban

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Pengajian Ahad Pagi Smamda Surabaya Dihadiri 400 Jamaah, Bahas Makna Sosial Kurban
Ratusan jamaah mengikuti Pengajian Ahad Pagi di Hall Mas Mansur Smamda Surabaya (Roro/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pengajian Ahad Pagi (PAP) sukses diselenggarakan di Hall Mas Mansur Smamda Surabaya, Ahad (31/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh antusiasme dengan dihadiri lebih dari 400 jamaah.

Pengajian Ahad Pagi Smamda Surabaya diselenggarakan oleh Ikaha KBIHU Muhammadiyah bekerja sama dengan LPHU, Lazismu, Majelis Tabligh, dan Smamda Surabaya. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana penguatan pemahaman keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di kalangan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum.

Pada kesempatan tersebut, panitia menghadirkan Prof. Zainuddin Maliki sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia mengupas makna ibadah kurban sebagai sarana membangun solidaritas sosial, memperkuat persaudaraan, dan mengurangi kesenjangan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Di hadapan ratusan jamaah, Prof. Zainuddin Maliki menegaskan bahwa kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual berupa penyembelihan hewan semata.

“Kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan bentuk ketakwaan yang memiliki dampak sosial yang besar. Melalui kurban, umat Islam diajak untuk berbagi, memperkuat empati, membantu mereka yang membutuhkan, dan bersama-sama mengurangi ketimpangan sosial yang masih terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kurban harus mampu melahirkan kepedulian sosial yang lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari para jamaah yang mengikuti pengajian hingga akhir acara.

Panitia pelaksana, Asror, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurutnya, kehadiran lebih dari 400 jamaah menunjukkan tingginya semangat umat Islam untuk terus menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Asror juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pengajian Ahad Pagi Smamda Surabaya, mulai dari panitia, sponsor, hingga para relawan yang terlibat.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Selain kajian utama, kegiatan juga diisi dengan pembagian door prize dan santunan dari Lazismu kepada para penerima manfaat.

Sesi tersebut dipandu oleh Ustaz Lanang dan berlangsung meriah. Jamaah menyambut kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur.

Ia menjelaskan bahwa semangat berbagi melalui santunan dan program Lazismu merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kurban yang tidak hanya berorientasi pada ibadah personal, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua PDM Surabaya, Dr. M. Ridwan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pengajian Ahad Pagi Pencerah tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Pengajian Ahad Pagi Pencerah ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Semoga semangat kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga menjadi inspirasi untuk membangun kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” ulasnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui Pengajian Ahad Pagi Smamda Surabaya, Ikaha KBIHU Muhammadiyah berharap nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yaang terkandung dalam ibadah kurban semakin tertanam dalam kehidupan umat.

Pengajian ini tidak hanya menjadi forum menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan komitmen bersama untuk menghadirkana kemaslahatan bagi masyarakat luas. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu