Siswi MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng Tanggulangin Sidoarjo, Azahra Asila Rahma, meraih Juara 3 Lomba Pildacil FPIP Edufair 2026 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Minggu (31/05/2026).
Prestasi ini menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng. Dalam ajang tersebut, Azahra tampil percaya diri membawakan pidato cilik Islami di hadapan dewan juri dan peserta lomba.
Lomba Pildacil FPIP Edufair 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Beberapa di antaranya berasal dari Surabaya, Jombang, Malang, Tuban, dan daerah lain. Persaingan yang ketat membuat capaian Azahra semakin bermakna.
Tampil Percaya Diri di Hadapan Dewan Juri
Azahra Asila Rahma menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan pesan dakwah melalui pidato cilik. Ia dinilai mampu menguasai materi, menjaga kepercayaan diri, serta menyampaikan pesan Islami dengan baik.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya berhasil meraih posisi tiga besar. Bagi MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng, prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki ruang luas untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Keikutsertaan Azahra dalam lomba pildacil juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membina karakter islami peserta didik.
Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya dilatih berbicara di depan umum, tetapi juga dibiasakan menyampaikan nilai-nilai dakwah secara santun dan komunikatif.
Dua Guru Pembimbing
Dalam kegiatan FPIP Edufair tersebut, kontingen lomba Tahfidz dan Pildacil MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng didampingi oleh dua guru. Yaitu Ustadzah Yessi Roesta Fita dan Ustadz Moch Hidayatul Rizky.
Keduanya menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih Azahra. Menurut mereka, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang istiqamah, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan doa dari orang tua, guru, dan keluarga besar madrasah.
Mereka juga menilai bahwa persaingan dalam lomba tersebut cukup ketat karena diikuti peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Namun, kesungguhan dan ketekunan Azahra mampu mengantarkannya meraih juara.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa sekolah yang berada di daerah tetap mampu bersaing dalam kompetisi yang lebih luas. Dengan pendampingan yang tepat dan semangat belajar yang kuat, siswa dapat menunjukkan potensi terbaiknya.
Dorong Siswa Terus Berprestasi
Prestasi Azahra di FPIP Edufair 2026 menjadi motivasi bagi siswa lain di MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng. Madrasah berharap keberhasilan ini dapat menumbuhkan semangat belajar, keberanian tampil, serta kemauan untuk terus mengembangkan bakat.
MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng selama ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik.
Madrasah juga memberi perhatian pada pembinaan karakter, penguatan nilai keislaman, dakwah, tahfidz, serta pengembangan minat dan bakat peserta didik.
Keberhasilan Azahra meraih Juara 3 Lomba Pildacil FPIP Edufair 2026 harapannya menjadi langkah awal menuju prestasi berikutnya.
Ia juga diharapkan terus menjadi generasi Qurani yang membanggakan keluarga, madrasah, agama, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.





0 Tanggapan
Empty Comments