Selain dukungan kampus, Mahawira juga menyebutkan tantangan terbesar yang dihadapinya selama bertanding. Ia dihadapkan pada lawan-lawan yang sangat berpengalaman dan terlatih, terutama dari tim militer.
“Tantangannya adalah bagaimana kita bisa menghadapi lawan dengan latar belakang militer yang kuat, baik secara fisik maupun mental,” terangnya.
Dari pengalaman ini, ia banyak belajar untuk lebih sabar, membaca situasi, dan mengontrol emosi. Kesalahan kecil bisa sangat menentukan hasil.
Semangat untuk Terus Berkembang dan Menginspirasi
Meskipun hasil kali ini belum sesuai dengan harapan, Mahawira tetap optimistis dan berkomitmen untuk terus berkembang dalam dunia karate.
Ia menyatakan ingin mengikuti lebih banyak kejuaraan di masa depan dan kelak bisa berbagi pengalaman sebagai pelatih.
“Bagi saya, prestasi bukanlah tujuan akhir, tetapi jalan untuk memberikan manfaat dan inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya di PAI. Saya ingin terus berkembang, mengikuti lebih banyak kejuaraan, dan kelak berbagi pengalaman saya sebagai pelatih,” tutupnya dengan penuh semangat.
Dengan tekad yang kuat dan semangat juara, Mahawira membuktikan bahwa perjalanan di dunia olahraga adalah sebuah proses yang membutuhkan ketekunan dan dedikasi tinggi.
FAI Umsida juga patut berbangga atas pencapaian Mahawira, yang tidak hanya menunjukkan kemampuannya di bidang olahraga, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan di kampus.
Penulis Akhmad Hasbul Wafi Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments