
PWMU.CO – Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan 18 siswa SD Muhammadiyah 1 Paiton (SD Mutu), Probolinggo dalam Munaqosyah Tahfidz al-Qur’an Juz 1-6, membuktikan bahwa usia dini bukan halangan untuk menjadi penghafal al-Qur’an, Sabtu (3/5/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri atas 10 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Dengan tema Ayat Demi Ayat, Menuju Anak Hebat, acara ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan menghafal al-Qur’an mereka.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 1 Paiton, Irhamni Lailatul Maghfiroh SPd mengucapkan terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah mendukung anak-anak dalam proses murojaah (pengulangan) hafalan mereka. “Dukungan dari orang tua sangat penting bagi anak-anak dalam mencapai target hafalan mereka,” ungkapnya.
Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara sekolah dan keluarga merupakan pondasi penting dalam mencetak generasi Qurani yang unggul.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Sigit Prasetyo ST MPd. Ia menjelaskan visi sekolah yang menetapkan target minimal hafalan bagi siswa adalah dua juz. Namun, ia merasa bangga karena salah satu peserta dari kelas 1 sudah berhasil menghafal satu juz.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Bahkan, siswa kelas 6 sudah melebihi target dengan menghafal 8 juz,” tambahnya dengan penuh semangat.
Munaqosyah Siswa SD Mutu
Proses munaqosyah dilakukan oleh Abdur Rohim SPdI Al-Hafizh. Ia pun mengungkapkan bahwa ujian seperti ini sangat luar biasa untuk diterapkan di usia anak-anak. “Seharusnya, proses munaqosyah ini dilakukan saat menempuh gelar S3. Namun, di SD Muhammadiyah 1 Paiton, kami mampu melaksanakannya dengan baik,” ujarnya.
Harapannya adalah agar anak-anak tidak hanya menghafal al-Qur’an, tetapi juga dapat mengamalkan isi ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga merupakan langkah awal bagi anak-anak untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai al-Qur’an. Selain itu, seluruh peserta ujian dinyatakan lulus dengan hasil yang baik, menunjukkan dedikasi dan kerja keras mereka dalam menghafal.

Dalam acara tersebut juga diumumkan tiga peserta terbaik Munaqosyah yang mendapatkan beasiswa di SD Muhammadiyah 1 Paiton. Mereka adalah:
- Terbaik 1: Ananda Khansa dari kelas 4 (dengan jumlah hafalan 7 juz)
- Terbaik 2: Ananda Akbar dari kelas 5 (dengan jumlah hafalan 7 juz)
- Terbaik 3: Ananda Azzam dari kelas 6 (dengan jumlah hafalan 6½ juz)
Dengan semangat dan dukungan dari semua pihak, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi yang hebat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Munaqosyah ini menjadi bukti bahwa melalui pengajaran al-Qur’an, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mulia.
Penulis Siti Sulaihah Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments