Buku berjudul Dakwah Bil Flyer karya Masro’in Assafani hadir sebagai panduan segar dalam syiar agama yang relevan dengan perkembangan zaman.
Edisi pertama dari Kanzun Books, Sidoarjo di bulan Februari 2025, karya setebal xix + 181 halaman ini mengeksplorasi efektivitas media visual sebagai instrumen dakwah modern.
Melalui untaian narasi dan desain yang taktis, penulis mencoba menjawab tantangan zaman di mana pesan-pesan langit harus bersaing dengan derasnya arus informasi digital.
Islam adalah agama dakwah yang menempatkan aktivitas syiar sebagai tolok ukur kemajuan umat.
Al-Qur’an sendiri melabeli kegiatan dakwah sebagai ahsanul qaula—ucapan dan perbuatan yang paling baik (QS. Fushshilat: 33).
Sebagaimana ditegaskan oleh Ketua PWM Jawa Timur, Dr. dr. Sukadiono, M.M., dalam sambutannya, dakwah adalah amanah besar yang mengharuskan kita memanfaatkan berbagai pendekatan sesuai karakter masyarakat masa kini.
Penulis buku ini menangkap esensi tersebut dengan sangat baik; fokusnya adalah mengemas nasihat agar mudah dipahami, cepat tersampaikan, dan praktis untuk dibagikan di jejaring media sosial.
Meski formatnya tampak sederhana, buku ini menyimpan muatan yang luar biasa.
Dakwah Bil Flyer menawarkan “jalan baru” dakwah berkemajuan yang selaras dengan tantangan zaman.
Seorang mubaligh di era sekarang memang dituntut kreatif; dakwah bukan lagi sekadar menggugurkan kewajiban agama, melainkan harus memiliki target efektivitas yang jelas.
Respon positif pun mengalir dari tokoh-tokoh besar Muhammadiyah, seperti Prof. Dr. Din Syamsuddin yang memuji diksi “Dakwah Bil Flyer” sebagai inovasi unik, serta Prof. Dr. Haedar Nashir yang memandangnya sebagai manifestasi nyata dari perintah Nabi untuk menyampaikan kebenaran walau hanya satu ayat.
Dukungan serupa juga datang dari Prof. Dr. Abdul Mu’thi yang menyebut karya ini sebagai “permata indah dalam untaian kata.”
Secara teknis, buku ini merangkum 177 flyer yang bukan sekadar kumpulan gambar.
Di dalamnya terdapat kata-kata “bertuah” yang sarat nasihat dan semangat positif. Dr. Piet Hizbullah Khaidir, Sekretaris PDM Lamongan, mencatat bahwa konten visual dalam buku ini lebih mudah dicerna karena gambar mampu mewakili pemahaman mendalam secara instan.
Topik yang diangkat pun sangat beragam, mulai dari isu sosial, pendidikan, politik, hingga agama.
Banyak konten lahir dari sikap kritis penulis terhadap situasi terkini, yang kemudian dikonversi menjadi ajakan positif yang selaras dengan hakikat dakwah itu sendiri.
Sebagai penutup, Dakwah Bil Flyer adalah referensi yang sangat menarik dan pantas menjadi referensi bagi siapapun, utamanya warga Muhammadiyah.
Diksi-diksi singkat nan sederhana di dalamnya mampu menjadi bahan perenungan yang mendalam bagi pembaca.
Di balik untaian kata yang tersusun indah, terselip harapan, doa, sekaligus kritik diri yang mampu menyentuh sisi kemanusiaan.
Buku ini membuktikan bahwa untuk menyuarakan kebenaran, kita tidak selalu butuh durasi panjang, melainkan ketepatan pesan dan kreativitas penyajian.***






0 Tanggapan
Empty Comments