Tanamkan nilai-nilai religius kepada peserta Perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) MA Muhammadiyah 1 Malang (Mamumtaza) meski di alam terbuka bumi Perkemahan Coban Talun Batu Kamis-Jumat (8-9/10/2026).
Kegiatan salat lima waktu berjamaah, dzikir, kultum dan salat Jumat dilakukan secara outdoor. Mulai imam salat, dzikir, dan khotib Jumat dilakukan oleh siswa secara bergilir.
Kepala Madrasah, Akhmad Ari Wibowo, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan Perkajum ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa dalam disiplin, ulet, kreatif, kemandirian, hingga keberanian untuk tampil.
Kegiatan yang berada dalam rangkaian kegiatan ekstrakurikuler wajib Pandu Hizbul Wathon ini juga merupakan upaya mengaplikasikan berbagai kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di madrasah, baik secara teori maupun praktik. Latihan tali temali, simapur, merakit tenda dan lain-lain.
Sementara itu, Slamet Riadi, S.Pd selaku Tim Penjamin Mutu madrasah yang mendampingi kegiatan tersebut selama dua hari menjelaskan beberapa hal penting kegiatan tersebut di laksanakan dan pelajaran yang diambilnya.
Pertama, membiasakan siswa untuk menjaga keistiqomahan dalam ibadah. Selama ini pembiasaan salat berjamaah, dzikir, dan kultum dilaksanakan di madrasah.
Dengan segala keterbatasan fasilitas dan lingkungan yang berada di tengah hutan tetapi tetap harus melaksanakan kewajiban salat berjamaah dan tidak meninggalkannya.
Kedua, untuk melatih siswa menjadi imam dalam salat berjamaah, dzikir, dan sebagai khotib salat jumat. Beberapa siswa di tunjuk untuk menjadi imam sebagaimana imam yang sesungguhnya dengan memperhatikan bacaan salatnya dan gerakan yang tuma’ninah.
Ketiga, meneguhkan rasa keimanan dan keyakinan kepada Allah bahwa dimana dan kapanpun berada harus tertanam rasa itu baik di masjid, di madrasah di pasar hingga di hutan sekalipun. Meski berada di hutan tidak akan takut, kecuali hanya kepada Allah, sebagaimana salah satu kegiatannya jerit.

Slamet menambahkan, selain karakteristik religius kegiatan tersebut juga menekankan pada kedisiplinan, kreativitas dan kemandirian sebagaimana rangkaian lomba-lomba, kegiatan memasak, menjaga kebersihan yang semuanya harus di lakukan secara disiplin sesuai waktu-waktu yang sudah di susun.
“Itulah karakter-karakter yang menjadi ciri khas dari Mamumtaza sebagai sekolah berbasis Islam dan memiliki visi menjadi madrasah yang unggul berkarakter Islami dan berwawasan internasional,” ungkapnya.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments