Dalam rangka menguatkan nilai keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, SMA Muhammadiyah 3 Batu melaksanakan program kokurikuler bertajuk “Ramadan Menguatkan Iman, Menumbuhkan Kepedulian, dan Melatih Kemandirian Generasi Indonesia Hebat.” Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pasca Darul Arqam.
Koordinator Kokurikuler, Nanik Sri Muhartini, M.Pd., membagi peserta didik ke dalam tiga kategori, yakni kelompok putri, kelompok putra, serta kelompok gabungan putra-putri. Masing-masing kelompok diberi kebebasan menentukan lokasi pengabdian dengan ketentuan dilaksanakan di Madrasah Diniyah (Madin), TPQ, masjid, atau mushala di sekitar sekolah maupun tempat tinggal siswa.
Program pengabdian berlangsung selama tiga hari, mulai (27/2-7/3/2026. Ragam kegiatan yang dapat dipilih siswa pun bervariasi, di antaranya Fun Ramadan (berkisah dan permainan islami), azan dan ikamah, kultum bakda Tarawih, imam salat Subuh, hingga imam salat Tarawih.
Program Pengabdian
Salah satu kelompok yang sukses melaksanakan pengabdian selama tiga hari penuh adalah Kelompok 2 yang beranggotakan Arkan Athaya A.M., Zahryan Ilham A., Rizki Aditya Fikri, dan Mahadewa Putra Kartiono. Mereka memilih Mushala As-Salam Sidomulyo sebagai lokasi pengabdian.
Pada Jumat 27 Februari 2026, Arkan Athaya bertugas sebagai imam salat Subuh, Zahryan Ilham sebagai muazin dan pembaca ikamah, sementara kultum disampaikan oleh Rizki Aditya Fikri. Dokumentasi kegiatan dilakukan oleh Mahadewa Putra.
Keesokan harinya, Sabtu 28 Februari 2026, Zahryan Ilham menjadi imam salat Subuh, azan dan ikamah dibawakan oleh Yardhan Javier Az-Zikra, dan kultum disampaikan Arkan Athaya. Mahadewa kembali bertugas sebagai videografer.
Pada hari terakhir, Ahad 1 Maret 2026, Yardhan Javier Az-Zikra memimpin salat Subuh, Arkan Athaya mengumandangkan azan dan ikamah, serta Zahryan Ilham menyampaikan kultum. Selain menjalankan tugas peribadatan, Kelompok 2 juga menambah kegiatan dengan tadarus Al-Qur’an dan kerja bakti membersihkan mushala.
Ketua Takmir Mushala As-Salam Sidomulyo, Ir. Nyamani, menyambut baik program tersebut. Ia mengapresiasi semangat para siswa yang telah berkontribusi meramaikan mushala.
“Kegiatan semacam ini perlu sering-sering dilakukan untuk menghidupkan mushala dan untuk mengenalkan sekolah ke masyarakat,” ujarnya.
Program ini tidak hanya melatih keberanian dan kepemimpinan siswa dalam memimpin ibadah, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kemandirian. Melalui langkah-langkah kecil yang penuh makna di bulan suci Ramadan, para siswa belajar bahwa kebermanfaatan adalah cahaya. Semoga semangat pengabdian ini terus tumbuh, menguatkan iman, serta menjadi jejak kebaikan yang menginspirasi masyarakat dan generasi Indonesia hebat di masa depan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments