Suasana hangat menyelimuti Kampus Tegal Muhammadiyah University (TMU) saat pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dan Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Kegiatan yang berlangsung pada Senin-Kamis (8-11/9/2025) di Kampus 1 Kalibakung, Balapulang, dan menjadi titik awal perjalanan akademik ratusan mahasiswa baru.
Tahun ini, TMU menyambut 358 mahasiswa baru (maba) yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya dari wilayah Tegal dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai provinsi lain di luar Jawa.
Menariknya, tercatat ada mahasiswa yang datang dari daerah paling jauh, yakni Bangka Belitung. Fakta ini menunjukkan bahwa TMU semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas.
Bukan hanya sebagai kampus regional, tetapi juga sebagai destinasi pendidikan yang memiliki daya tarik nasional.
Wakil Rektor I TMU, Teguh Rimbawan, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan masyarakat terhadap TMU.
Menurutnya, hadirnya mahasiswa dari latar belakang daerah yang beragam adalah bukti bahwa TMU kian dipercaya sebagai tempat menimba ilmu dan mengembangkan diri.
“Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah menunjukkan bahwa TMU telah menjadi magnet akademik yang menjanjikan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kampus agar dapat menjawab kebutuhan zaman,” tuturnya.
PKKMB dan Masta IMM bukan sekadar kegiatan penyambutan, tetapi juga ajang penting untuk menanamkan nilai-nilai kampus, memperkenalkan budaya akademik, serta mempererat ikatan persaudaraan di antara mahasiswa baru.
Berbagai sesi pembekalan, pengenalan organisasi, hingga kegiatan kebersamaan dirancang untuk menciptakan atmosfer inklusif yang mempersatukan mahasiswa dari latar belakang berbeda.
Lebih dari sekadar acara rutin tahunan, kegiatan ini menjadi simbol perjalanan baru bagi para mahasiswa.
Mereka tidak hanya akan belajar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kepemimpinan, solidaritas, dan pengabdian, sesuai dengan semangat IMM dan jati diri kampus Muhammadiyah.
Dengan cara ini, TMU berharap para mahasiswa baru dapat membangun karakter yang kuat, visioner, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui penyambutan yang penuh semangat ini, TMU sekali lagi menegaskan posisinya sebagai kampus inklusif dan progresif.
Keberagaman daerah asal mahasiswa menjadi bukti bahwa TMU terus tumbuh sebagai pusat pendidikan tinggi yang mampu menarik minat generasi muda dari seluruh Indonesia. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments