Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dauroh Tahfidz SD Ikrom Penuh Haru, Siswa dan Wali Murid Menangis Bersama

Iklan Landscape Smamda
Dauroh Tahfidz SD Ikrom Penuh Haru, Siswa dan Wali Murid Menangis Bersama
Momen haru orang tua dan siswa dalam Dauroh Tahfidz SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage. Foto: Tim Kreatif SD Ikrom/PWMU.CO
pwmu.co -

Linangan air mata membanjiri kegiatan Dauroh Tahfidz SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage. Suasana semakin mengharukan saat para siswa program tahfidz melantunkan sepenggal lagu Hafidz Qur’an:

“Ku cinta Ummi
Ku cinta Abi
Kuharap doamu s’lalu dalam hati
Ku cinta Ummi
Ku cinta Abi
Berharap bersama di surga-Nya nanti…”

Lantunan tersebut membuat seluruh siswa dan walimurid yang hadir larut dalam suasana haru. Mereka saling berpelukan setelah menyaksikan penampilan siswa-siswi program tahfidz yang terdiri dari kelas 1–3 dengan total 81 siswa.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu (22/11/2025) ini dihadiri oleh 81 walimurid dan menghadirkan pemateri M. Afthoni Adyatama Zahro, S.Psi., M.Kom.I. Selain dauroh, acara yang berlangsung pukul 07.00–10.45 WIB ini juga dirangkai dengan prosesi penyerahan syahadah Munaqosyah Tahfidz yang telah dilaksanakan perdana pada Oktober lalu.

Dalam materinya, Ustadz Afthoni menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menghafal Al-Qur’an.

“Sebagai orang tua, tanamkan kebaikan dan keteladanan kepada anak. Menghafal itu sunnah, namun ketika sudah dihafal, maka menjaga hafalan tersebut menjadi wajib,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap anak memiliki proses yang berbeda dalam menghafal Al-Qur’an.

“Setiap anak memiliki jalannya masing-masing. Ada yang cepat karena memang anugerah dari Allah, ada pula yang sudah berusaha tetapi progresnya lambat. Tidak ada yang salah, baik dari pengajar, orang tua, maupun anak itu sendiri. Allah menyukai setiap proses dalam membersamai Al-Qur’an. Orang tua dan lembaga hendaknya tidak memaksa anak untuk segera menuntaskan hafalannya. Target memang perlu, tetapi jika tidak sesuai, tidak perlu dipaksakan,” tambahnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ustadz Afthoni juga membagikan beberapa tips untuk menumbuhkan cinta terhadap Al-Qur’an, antara lain:

  • Menanamkan tauhid sejak dini.
  • Orang tua menjadi teladan atau uswah.
  • Menciptakan lingkungan yang kondusif.
  • Memberikan hadiah atau reward yang pantas.
  • Orang tua melakukan tirakat dan bersungguh-sungguh dalam mendampingi anak selama proses menghafal.

Kegiatan ini turut mendapat testimoni positif dari para wali murid. Salah satunya Siti Khodijah, wali murid dari Razan Auliya Fikra kelas 2 Tahfidz.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa berkesempatan hadir di Dauroh Tahfidz IKROM hari ini. Dimulai dari penampilan anak-anak yang menyanyikan lagu ingin menjadi hafidz Qur’an karena sayang dengan Ummi dan Abi, lalu anak-anak menghampiri dan memeluk kami. Dilanjutkan dengan penampilan mereka membacakan surat An-Naba dan Al-Muzammil. Semuanya terasa sangat menyentuh dan membuat haru. Ada rasa terharu sekaligus bangga, karena di usia mereka saat ini mau meluangkan waktu bermain untuk belajar menghafal Al-Qur’an dan mengikuti arahan kami sebagai orang tua,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemaparan Ustadz Afthoni membuat dirinya kembali merefleksikan niat serta visi dan misi dalam mendampingi anak menghafal Al-Qur’an. Khodijah turut menyampaikan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah membantu mendampingi serta membimbing anak-anak di sekolah, seraya mendoakan agar hal tersebut menjadi amal jariyah.

“Semoga ke depannya, program tahfidz di IKROM semakin mendapat perhatian dari pimpinan dan mampu melahirkan lebih banyak hafidz dan hafidzah Qur’an dengan hafalan lebih dari tiga juz dari lulusan IKROM,” harapnya.

Testimoni positif ini menjadi salah satu masukan agar SD Muhammadiyah 3 Ikrom semakin masif dalam mengembangkan dan memperkuat setiap program unggulannya, khususnya di bidang tahfidz Al-Qur’an. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡