Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dilema KBBI Vs Google

Iklan Landscape Smamda
Dilema KBBI Vs Google
pwmu.co -
Kita Disentil Allah agar Tak Lupa Diri, Refleksi Idul Fitri, ditulis oleh Mohammad Nurfatoni, Pemimpin Redaksi PWMU.CO, alumnus Pendidikan Biologi FPMIPA IiKP Surabaya.
Mohammad Nurfatoni: Dilema KBBI Vs Google (sketsa foto oleh Atho’ Khoironi/PWMU.CO)

Bagaimana solusinya? 

Sebelum menulis sebuah judul—yang menjadi rujukan utama mesin pencairan—saya lakukan survei di Google. Apakah kata tersebut sudah populer atau tidak. Misalnya apakah akikah (sesuai KBBI) atau aqiqah?

Ternyata Google lebih banyak memberi pilihan aqiqah. Maka dalam judul itu, saya gunakan aqiqah meski tidak sesuai KBBI. Tapi sebagai ‘penebus dosa’, dalam isi artikel saya beri keterangan, ‘menurut KBBI penulisan yang benar akikah’.

Itulah salah satu solusi yang bisa mengakomodasi dua kepentingan sekaligus. Pertama, kebenaran bahasa masih bisa saya ikuti meski dengan mengorbankan judul yang tak taat bahasa baku.

Kedua, dengan itu artikel atau berita saya tetap punya potensi besar menjaring para pencari informasi di Google. Tetapi tentu saja, saya dan (co)editor PWMU.CO lainnya, tak hanya mengandalkan judul dalam memperkuat SEO.

Selain ikhtiar memviralkan, kami juga memakai indikator-indikatro SEO agar tulisan di PWMU.CO mudah dicari di Google dan kawan-kawan. 

Maka cobalah ketik di Google frasa kata hukum preweddinghukum celana cingkrangcara menulis soft newscapaian pembelajaran kurikulum merdeka, dan beberapa lainnya, insyaallah PWMU.CO memberi jawaban di halaman satu Google. (*)



Iklan Landscape UM SURABAYA

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu