Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menggelar Edukasi dan Pendampingan Pesantren Sehat di Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Putri, Kota Batu, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini membahas kesehatan mental sekaligus mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.
Sekitar 40 santriwati mengikuti kegiatan yang melibatkan Puskesmas Bumiaji dan Tim Pendamping Pesantren Sehat tersebut. Selain edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan bagi warga pesantren.
Mudir Tekankan Pentingnya Kebersihan Pesantren
Mudir Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Putri, KH Arif Saifudin, M.A., menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Kota Batu dan Puskesmas Bumiaji atas perhatian serta pendampingan yang diberikan.
Ia menegaskan, kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan pesantren. Lingkungan yang bersih dan sehat akan membuat santriwati lebih nyaman saat belajar maupun beribadah.
“Lingkungan pesantren yang bersih dan sehat sangat penting untuk mendukung kenyamanan santriwati dalam menjalani aktivitas sehari-hari, baik belajar maupun beribadah,” ujarnya.

KH Arif mengakui, sejumlah fasilitas pesantren masih terbatas karena proses pembangunan belum selesai. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menghalangi upaya menjaga kebersihan dan kesehatan.
“Walaupun fasilitas pondok pesantren masih dalam tahap pembangunan, kami berharap seluruh warga pondok tetap bersemangat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar para santriwati mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam keseharian.
Dinkes Dorong Penerapan PHBS
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu, Hasanatul Mardiyah Hisyam, memperkenalkan tim yang hadir, terdiri atas perwakilan Dinkes Kota Batu, Puskesmas Bumiaji, dan Tim Pendamping Pesantren Sehat.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi tim Dinkes Kota Batu untuk hadir di Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Putri. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kerja sama dengan pihak pesantren.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang baik antara Dinas Kesehatan, Puskesmas Bumiaji, dan Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Putri dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih dan sehat,” ungkapnya.
Hasanatul juga mengingatkan santriwati agar menjaga kesehatan diri dan kebersihan lingkungan.
“Perilaku Hidup Bersih dan Sehat perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan kamar dan lingkungan asrama, menjadi bagian penting dalam menciptakan pesantren yang sehat dan nyaman,” pesannya.
Edukasi Kecemasan untuk Santriwati
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah edukasi mengenai kecemasan yang disampaikan dr. Icang. Materi tersebut mengajak santriwati memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional, selain kesehatan fisik.

Melalui edukasi ini, santriwati diharapkan mampu mengenali kecemasan, memahami perasaan ketika menghadapi tekanan, serta mengetahui pentingnya mencari dukungan yang tepat saat mengalami kesulitan.
Selain edukasi kesehatan mental, Puskesmas Bumiaji turut mendukung kegiatan melalui pemeriksaan kesehatan. Dengan demikian, santriwati mendapatkan akses terhadap edukasi dan pelayanan kesehatan.
Bangun Budaya Hidup Sehat di Pesantren
Kegiatan Edukasi dan Pendampingan Pesantren Sehat menjadi langkah untuk memperkuat kesadaran warga Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Putri tentang pentingnya penerapan PHBS.
Sebagai tempat tinggal, belajar, dan beribadah, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Kebersihan kamar, lingkungan asrama, sanitasi, dan kesehatan diri perlu menjadi bagian dari rutinitas santriwati.

Melalui kolaborasi Dinkes Kota Batu, Puskesmas Bumiaji, Tim Pendamping Pesantren Sehat, dan pihak pesantren, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong penerapan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan dapat mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan nyaman serta mendukung tumbuhnya generasi santriwati yang sehat, mandiri, dan berakhlak mulia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments