Sorakan paling keras di Lapangan Futsal Malisha bukan datang dari tribun santri dan guru lelaki, melainkan dari kelompok emak-emak pada Sabtu, (8/8/2026). Suporter tersebut MA Al-Ishlah yang dikomandani Haryati berhasil menggelorakan semangat juang tim Malisha pada laga pembuka Fun Mini Soccer 4 Dasawarsa Al-Ishlah.
Turnamen ini resmi dibuka oleh Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Drs. K.H. Agus Salim Syukran M.PdI pukul 15.45 WIB. Laga pertama mempertemukan Malisha vs El-Madina, tim yang dikapteni Abdul Kholiq, S.Pd, Kamad MDTW.
Pertahanan Robithoh Kewalahan Hadapi Serangan El-Madina
Laga pembuka berlangsung sengit. Tim El-Madina terus menusuk dan mengobrak-abrik pertahanan gawang Malisha yang dikawal Robithoh.
Meski tertinggal, semangat Malisha tak padam. Instruksi terus mengalir dari luar lapangan. Manager Malisha, Edi Suweryo tak henti-hentinya berteriak memberikan arahan kepada anak asuhnya.
“Kita diuntungkan oleh adanya suporter emak-emak, aksi mereka mampu membakar semangat Malisha,” ujar Weryo.
Menurutnya, kekuatan tim lawan yang rata-rata masih belia dengan “nafas kuda” membuat Malisha kesulitan menaklukkan. Namun dukungan suporter menjadi tenaga tambahan bagi tim berkaos orange menyala itu.
Komando Haryati, Sorak-Sorai Penuhi Lapangan
Dengan alat seadanya dan teriakan heboh adalah bukti betapa meriahnya dukungan. Sejumlah ibu-ibu dengan topi lebar, jilbab warna-warni, dan yel-yel kompak duduk di tribun darurat. Ada yang menepuk botol plastik, ada yang memukul drum biru sebagai pengiring sorakan.
Mereka dipimpin Haryati dan Krista. Aksi kompak ini menjadi pemandangan unik sekaligus penyemangat utama di pinggir lapangan.
Salah satu suporter, Arofah, mengaku bangga dengan perjuangan timnya.
“Kalah menang tidak utama, yang penting ramai dan acara 4 Dasawarsa Al-Ishlah ini sukses. Namanya juga fun soccer match jadi yang penting heboh,” ujar ibu 3 anak ini sambil tertawa.
Dihadiri Pimpinan Madrasah
Laga ini turut disaksikan langsung oleh pimpinan madrasah. Muhammad Arromuharmuzi M.Pd.I, Kamad MA Al-Ishlah hadir mendukung timnya Malisha. Sementara dari kubu lawan hadir Abdul Kholiq, S.Pd, Kamad Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) yang juga menjadi kapten tim El-Madina.
Kehadiran mereka menambah semarak pembukaan turnamen yang digelar dalam rangka memperingati 4 Dasawarsa Ponpes Al-Ishlah.
Fun Mini Soccer ini memang bukan soal menang atau kalah. Ia menjadi panggung kebersamaan, sportivitas, dan hiburan bagi seluruh keluarga besar Al-Ishlah. Dan di panggung itu, emak-emak Malisha membuktikan mereka layak disebut pemain penting di luar lapangan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments